Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bikin Candu! Baru Sebulan Dirilis, Lagu Gelutan Siduri Ditonton 2,1 Juta Kali, Pompi Siapkan Single Kelima

I Putu Mardika • Jumat, 13 September 2024 | 22:19 WIB

 

Putu Pompi Sugiartana penyanyi lagu Gelutan Siduri yang viral di bawah manajemen Hary Music Production
Putu Pompi Sugiartana penyanyi lagu Gelutan Siduri yang viral di bawah manajemen Hary Music Production
BALIEXPRESS.ID-Lagu “Gelutan Siduri” yang dibawakan Pompi sukses diterima pecinta musik pop Bali. Bahkan, sejak dirilis perdana pada 27 Juli 2024 lalu di kanal YouTube Hary Music Production, video klip lagu ini sudah ditonton hingga 2,1 juta kali.

Putu Pompi Sugiartana merupakan pendatang baru di blantika musik Bali. Solois mebasa Bali asal Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng ini sejatinya sudah 10 tahun silam berkecimpung dalam dunia tarik suara.

Sebelumnya ia pernah bergabung di label Bucu Telu. Ia sempat mengcover sejumlah lagu berbahasa Bali dengan aransemen koplo dan akustik.

Namun, perjalanan karir bermusiknya kian moncer setelah bergabung dengan Hary Music. Sejak bergabung di bawah manajemen Hary Music Production, ia telah merilisi empat single.

Mulai dari Piteket Rerama, Mantan Playboy, Gelutan Siduri dan yang terbaru yakni Nyesel Naduanin (feat Novi Aryantini).

Kerja kerasnya pun berbuah manis. Lagu Gelutan Siduri ini sukses menjadi candu hingga membuat pendengar ketragihan mendengarkannya. Lagu ini seringkali dijadikan back song story FB hingga instagram. 

“Astungkara, Lagu Gelutan Siduri yang merupakan single ketiga ini cukup diterima, langsung tembus 2,1 juta views dalam sebulan. Sama sekali tidak nyangka lagu ini viral dan diterima masyarakat pecinta musik Bali,” katanya kepada Bali Express (Jawa Pos Group) Jumat (13/9) siang.

Pria kelahiran 24 Oktober 1988 ini menceritakan, lagu Gelutan Siduri diciptakan oleh Juna, dan diaransement oleh De Pana.

Lagu ini dirasa cocok dengan karakter suaranya. Selain itu, aransement yang apik sukses membius penikmat musik pop Bali.

“Lagu ini sebenarnya sudah ada, tetapi penciptanya (Juna, Red) menawarkan saya membawakannya. Proses rekaman sampai take video klip butuh waktu sekitar 2 minggu. Mungkin ini yang namanya jodoh, lagu ini cocok dengan karakter suara saya dan akhirnya diterima,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, setelah lagunya viral di berbagai media sosial, Pompi tak menampik kecipratan job manggung di berbagai wilayah di Bali.

Ia pun mulai banyak mendapat tawaran nyanyi di sejumlah acara.

Pompi mengaku senang lagunya bisa diterima pecinta musik pop Bali. Menurutnya, penikmat music Bali memiliki banyak pilihan di tengah banyaknya pendatang baru yang mengadu nasib dalam dunia tarik suara berbahasa Bali.

Banyaknya penyanyi Bali saat ini pun membuat para musisi harus kian kreatif. Meski sukses dengan lagu Gelutan Siduri, Pompi berencana merilis single dalam waktu dekat duet dengan artis lain.

Pria yang sempat bekerja di sebuah Villa di Denpasar inipun akhirnya memilih fokus dalam dunia tarik suara. Ia juga tak menampik sebagai pendatang baru belum memiliki jam terbang layaknya artis senior lainnya.

“Memang tantangannya harus terus berkarya, ditambah harus memahami keinginan pasar. Tentu harus semakin siap bersaing, Astungkara segera rilis single kelima. Mohon dukungannya semeton pecinta musik Bali,” pungkasnya. (dik)

 

 

Editor : I Putu Mardika
#pop bali #bali #lagu #kalianget #seririt #single #Gelutan Siduri #musik #media sosial #Pompi #buleleng