BALIEXPRESS.ID – Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Komedian dan artis peran Nina Carolina, yang dikenal luas dengan nama panggung Mpok Alpa, meninggal dunia pada Jumat pagi, 15 Agustus 2025, setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya selama kurang lebih tiga tahun.
Kabar meninggalnya Mpok Alpa pertama kali diumumkan oleh dua sahabat sekaligus rekan sesama artis, Irfan Hakim dan Raffi Ahmad, dalam acara FYP yang tayang di Trans7.
Baca Juga: Pengamat Beber 3 Alasan Kuat Megawati Tunjuk Hasto Jadi Sekjen PDIP, Bendung Manuver Politik Jokowi?
“Kami mendapatkan kabar duka saat acara masih berlangsung. Saya dan Raffi langsung menuju rumah sakit,” ujar Irfan Hakim kepada wartawan usai meninggalkan studio.
Menurut keterangan dari pihak rumah sakit yang disampaikan oleh Irfan Hakim, Mpok Alpa menghembuskan napas terakhir pada pukul 08.31 WIB.
“Beliau sudah tiga tahun menjalani pengobatan kanker. Hari ini, perjuangannya usai,” tambah Irfan dengan suara berat.
Dalam kesempatan itu, Irfan juga menyampaikan permintaan doa dan maaf dari pihak keluarga untuk almarhumah.
Baca Juga: Penunjukan Hasto Jadi Sekjen PDIP Tuai Reaksi Pegiat Medsos, Sindiran Mengarah ke Jokowi
“Kami mohon doa dan maaf dari semua masyarakat atas kesalahan almarhumah, semoga Mpok Alpa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.”
Sementara itu, Raffi Ahmad turut mengonfirmasi kabar duka ini melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengunggah foto bersama Irfan Hakim saat menjenguk Mpok Alpa di rumah sakit.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kehilanganmu begitu terasa, sahabat… Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untukmu dan memberi kekuatan bagi kami yang ditinggalkan,” tulis Raffi dalam unggahannya.
Mpok Alpa dikenal sebagai sosok yang menghibur lewat aksi kocaknya di berbagai program televisi dan media sosial.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Kembali Jadi Sekjen PDI Perjuangan Periode 2025–2030, Begini Kata Ganjar Pranowo
Gaya khas Betawi dan celotehnya yang jenaka membuatnya dicintai oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi penggemar yang telah mengikuti perjalanan kariernya sejak awal.
Editor : Wiwin Meliana