AMERIKA SERIKAT, BALI EXPRESS - Aksi penembakan lagi-lagi terjadi di Amerika Serikat. Kali ini sebanyak delapan orang menjadi korban di area Kingsessing, di bagian barat daya Philadelphia, pada pada Senin (3/7) malam atau Selasa (4/7) WIB. Empat diantaranya tewas dan sisanya luka-luka.
Sekitar pukul 20.40 waktu setempat, tembakan secara membabi-buta kira-kira terdengar sekitar 10 menit. Menurut The Philadelphia Inquirer, pokisi langsung meringkus pelaku yang merupakan seorang pria mengenakan rompi anti-peluru. Senapan, serta pistol ditemukan di sekitar gang tempat kejadian perkara (TKP).
Sayangnya, identitas pelaku belum diungkap ke publik. Hingga kini, motif pelaku yang melakukan penembakan berdarah itu belum diketahui. Begitu juga mengenai detail para korbannya. Juru Bicara Departemen Kepolisian setempat hanya membenarkan kepada awak media bahwa memang ada beberapa korban penembakan.
Sementara dilansir JawaPos.com dari Reuters, Selasa (4/7), media setempat mengonfirmasi bahwa dua korban dari peristiwa itu masih berusia remaja. Namun belum dijelaskan apakah dua remaja ini merupakan korban yang tewas atau bukan.
Diketahui, insiden penembakan brutal telah berulang kali terjadi di Amerika Serikat. Bahkan yang terbaru, hanya berselang sehari sebelum kasus di Philadelphia ini. Tepatnya di Baltimore, yang menyebabkan dua orang tewas serta 28 lainnya luka-luka.
Editor : I Putu Suyatra