Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ada Temuan Serbuk Putih Diduga Kokain saat Joe Biden Pergi, White House Lockdown

I Gede Paramasutha • Kamis, 6 Juli 2023 | 03:39 WIB
White House
White House

WASHINGTON, BALI EXPRESS - Istana Kepresidenan Amerika Serikat mendadak ditutup sementara pada Minggu (2/7) malam. Pasalnya para agen rahasia Negeri Paman Sam menemukan bubuk putih yang diduga narkoba jenis kokain di gedung yang dikenal dengan sebutan "White House" itu.

Saat penemuan bubuk putih tepatnya pada area kerja sayap barat itu, diketahui Presiden Amerika Serikat Joe Biden sedang tidak berada di kediamannya, karena pergi pada Jumat (30/6) malam. USSS menerangkan bubuk putih yang ditemukan ini harus melalui uji lebih lanjut untuk mengetahui faktanya.

”Barang tersebut sudah kami kirim untuk menjalani tes lebih lanjut dan bagaimana masuknya barang tersebut ke dalam sayap barat masih dalam proses penyelidikan,” ujar Juru Bicara USSS Anthony Guglielmi, seperti yang dikutip dari USA News Today melalui Jawapos.con, Rabu (5/7).

Penutupan alias lockdown sementara dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar tidak ada kesalahan dalam penyelidikan tersebut. USSS juga bekerja sama dengan departemen pemadam kebakaran Distrik Kolombia guna membantu mengidentifikasi penemuan itu.

Hasil penyelidikan awal Departemen pemadam kebakaran, serbuk ini masuk dalam zat yang tidak berbahaya. Namun, harus dilakukan pengujian lebih dalam lagi. ”Setelah dites jika hasil yang muncul adalah garis batang kuning, maka itu bisa dikatakan adalah kokain,” beber pegawai medis darurat departemen pemadam kebakaran.

Malam sebelumnya, warga sekitar mendengar sejumlah petugas departemen pemadam kebakaran Washington DC sedang dikerahkan menuju ke Jalan Nomor 17 yang berbatasan langsung dengan Gedung Putih. Diduga upaya tersebut terkait penemuan bubuk pitih ini.

Pengunjung dilarang keras untuk memasuki area kerja sayap barat yang merupakan tempat presiden, wakil presiden, dan pejabat senior administrasi lain bekerja. Masyarakat umumnya hanya diperbolehkan untuk mengunjungi area kerja sayap timur dan residensi. Sampai saat ini Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi tentang kabar tersebut.

Editor : I Putu Suyatra
#white house #amerika serikat #Joe Biden