TABANAN, BALI EXPRESS- Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946, layanan UGD, laboratorium, ambulans, radiologi dan ruang operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singgasana, Kabupaten Tabanan, Bali tetap buka.
Layanan emergency RSUD Singgasana buka selama 24 jam saat Nyepi umat Hindu di Bali.
Sementara untuk layanan poliklinik di RSUD Singgasana tidak beroperasi selama 5 hari, terhitung 8-12 Maret 2024.
Direktur RSUD Singasana dr. I Wayan Doddy Setiawan ketika dikonfirmasi membenarkan layanan emergency di RSUD Singgasana tetap buka selama perayaan Hari Raya Nyepi.
"Layanan emergency di RSUD Singgasana tetap dibuka, sehingga jika ada masyarakat yang harus mendapat perawatan karena kondisi darurat bisa langsung datang ke UGD. Sedangkan untuk layanan poliklinik tutup selama lima hari," jelasnya.
Dengan penutupan layanan poliklinik ini, maka jadwal berobat pasien juga mengalami perubahan.
Jika pasien yang memiliki jadwal berobat pada 8 Maret, maka jadwalnya dimajukan sehari.
Untuk pasien yang jadwalnya pada 11 dan 12 Maret, maka jadwalnya diundur ke 13 Maret atau ke 14 Maret.
Senada dengan Doddy, Wakil Direktur RSUD Tabanan I Gusti Ngurah Bagus Juniada juga menyebutkan hal yang sama.
Serangkaian perayaan Nyepi, layanan emergency di RSUD Tabanan tetap buka dan layanan poliklinik tutup selama 5 hari.
"Untuk layanan layanan emergency RSUD Tabanan tetap buka 24 jam tidak ada tenaga khusus yang disiapkan untuk berjaga saat Hari Raya Nyepi,” katanya.
“Namun jika ada peningkatan kasus kegawatdaruratan, maka tenaga yang ada di ruangan dan poli akan kami maksimalkan," jelasnya.
Tidak adanya penambahan tenaga medis ini, dikatakan Juniada karena berkaca pada pengalaman Nyepi tahun sebelumnya.
Pada saat itu kasus kegawatdaruratan yang datang ke RSUD Tabanan tidak terlalu banyak sehingga untuk Nyepi tahun persiapan Nyepi tetap standar.
"Namun jika nanti terjadi peningkatan kasus secara mendadak saat Nyepi, maka kami sudah siap untuk mendatangkan tenaga medis. Dokter sudah diberitahu untuk siaga meskipun tidak berjaga di Rumah sakit jika nanti diperlukan," tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan