Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Puasa Intermittent Bisa Turunkan Berat Badan Lo... Marshanda Contohnya, Turun Hingga 21 Kg

IGA Kusuma Yoni • Selasa, 22 Oktober 2024 | 01:47 WIB
Tampil Langsing, Marshanda setelah satu tahun menjalani Puasa Intermiten. Sukses turunkan berat badan hingga 21 kg.
Tampil Langsing, Marshanda setelah satu tahun menjalani Puasa Intermiten. Sukses turunkan berat badan hingga 21 kg.

BALIEXPRESS.ID- Dalam drama serial terbarunya yang tayang di WeTV, artis peran Marshanda muncul dengan penampilan barunya. Marshanda tampil lebih ramping jika dibandingkan dengan tampilan dalam serial Induk Gajah yang tayang di WeTV tahun 2023 lalu.

Untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal ini, ternyata Marshanda menerapkan puasa intermiten pada pola dietnya. Seperti yang diungkapkan dalam Youtube Channel Denny Sumargo, Marshanda mengaku sudah satu tahun menjalani puasa intermiten ini.

“Puasa Intermiten aku lakukan sejak satu tahun lalu, sekarang sudah turun 21 kilogram, dari sebelumnya 76 kg ke 56 kg. lebih banyak dari target yang ditentukan yakni 15 kg,” jelasnya.

Untuk puasa intermiten yang dilakukan oleh Marshanda ini, memiliki jadwal makan sebanyak dua kali yang dimulai pada pukul 16.00 sampai dengan pukul 20.00.

Setelah itu, dari pukul 20.00 sampai dengan pukul 16.00 tidak mengkonsumsi makanan apapun, kecuali minum air, kopi tanpa gula dan susu dan teh tanpa gula.

Pola puasa ini diakui Marshanda tidak saja bisa menurunkan berat badannya hingga 21 kg, namun juga membuatnya lebih sehat. Karena secara langsung pola makannya pun berubah.

"Lambung dan usus, pencernaan yang tadinya ukurannya besar karena kebiasaan porsi makannya banyak, jadi mengecil, jadinya sekarang diajak atau dikasih makan banyak, badan aku menolak," ucapnya.

Lantas apa sebenarnya pola  Puasa Intermiten?

Intermittent fasting atau puasa dengan jangka waktu sejak tahun lalu menjadi trend diet yang diminati oleh banyak kalangan.

Selain efektif untuk menurunkan berat badan, intermittent fasting juga diklaim sebagai salah satu metode untuk tampil awet muda.

Owner Penyehat Tradisional Mr.Chai, Drs. Sufendi Tjuatja (Mr. Chai), ketika ditemui di Denpasar menjelaskan sebenarnya intermittent Fasting sudah dikenal sebagai salah satu metode penyembuhan sejak dulu kala. 

Baca Juga: Pernikahan Kilat Irish Bella dengan Haldy Sabri Bikin Heboh, Ammar Zoni Kecewa dan Terpukul: Niatnya Rujuk setelah Bebas

"Intermittent fasting ini, merupakan metode diet yang menerapkan pola makan dengan menentukan waktu makan di jam-jam tertentu. Di luar jam itu, tidak boleh makan apapun, tapi tetap bisa minum air untuk melancarkan metabolisme tubuh dan mencegah dehidrasi," jelasnya.

Mr.Chai menjelaskan banyak metode yang diterapkan untuk sistem diet ini, namun saat ini, ada beberapa metode yang diterapkan.

Namun untuk pemula, Mr. Chai menganjurkan untuk melakukan metode 18/6. Metode 16/8 dengan membagi waktu menjadi 16 jam puasa dan 8 jam untuk makan, puasa selama 16 jam ini.

Pola ini, bisa membantu tubuh mengubah cadangan lemak menjadi energi dan melepas keton ke dalam aliran darah, proses inilah yang bisa menurunkan berat badan.

Selain itu ada juga metode 5:2, Eat-stop-eat dan banyak lagi metode lainnya, biasanya metode 5:2 dilakukan bagi yang sudah terbiasa menerapkan metode 16/8.

“Karena kedua metode ini, mewajibkan dalam satu pekan, seseorang benar-benar harus berpuasa makanan selama 24 jam sebanyak dua hari, sisanya selama hari mereka bisa makan apa saja," ungkapnya.

Apa saja manfaat intermittent fasting?

Diakui Mr. Chai, manfaat dari metode diet ini adalah untuk memperlancar metabolisme tubuh dan yang menarik adalah sebagai salah satu metode untuk meregenerasi sel mati di dalam tubuh.

 

Editor : IGA Kusuma Yoni
#kesehatan #diet #intermitten fasting #puasa intermiten #marshanda