BALIEXPRESS.ID – Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan terus dilakukan oleh RSUD Karangasem.
Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut berencana menambah sejumlah fasilitas medis, mulai dari alat CT scan baru hingga pembangunan ruang khusus untuk meracik obat kanker.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Karangasem dr. I Gusti Lanang Putu Udiyana mengatakan, penguatan layanan dilakukan melalui peningkatan sumber daya manusia serta penyediaan fasilitas penunjang yang lebih modern.
Salah satu rencana yang akan direalisasikan adalah penambahan satu unit mesin CT scan dengan teknologi lebih canggih.
Saat ini rumah sakit tersebut baru memiliki satu alat CT scan dengan kemampuan delapan slice.
“Ke depan kami akan menambah CT scan dengan kapasitas 64 slice. Dengan teknologi itu hasilnya akan jauh lebih detail sehingga membantu dokter dalam menegakkan diagnosis,” jelasnya.
Lanang menerangkan, perbedaan kemampuan antara CT scan 8 slice dan 64 slice terletak pada jumlah potongan gambar yang dihasilkan saat pemeriksaan.
Semakin banyak slice, maka semakin rinci pula gambaran organ tubuh yang dapat dianalisis oleh tenaga medis.
Selain pengadaan alat tersebut, pihak rumah sakit juga merencanakan pembangunan ruangan khusus untuk meracik obat bagi pasien kanker.
Fasilitas ini nantinya diharapkan dapat mendukung layanan penanganan kanker secara lebih optimal di daerah.
“Jika semua berjalan sesuai rencana, mudah-mudahan pada 2027 layanan untuk pasien kanker sudah bisa berjalan dengan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk mendukung layanan tersebut pihak rumah sakit juga telah menyiapkan tenaga medis dengan menyekolahkan dokter spesialis agar nantinya dapat menangani pelayanan di unit tersebut.
Tidak hanya itu, manajemen rumah sakit juga memiliki rencana jangka panjang membangun gedung emergency terpadu.
Konsep gedung ini dirancang agar berbagai layanan kritis seperti unit gawat darurat, ruang operasi, hingga ICU berada dalam satu kawasan sehingga proses penanganan pasien bisa lebih cepat.
“Dengan sistem terpusat, alur pelayanan dari UGD ke ruang operasi atau ICU akan lebih dekat dan efisien,” katanya.
Di sisi lain, untuk mengurangi antrean pasien, rumah sakit juga telah menambah tiga unit mesin antrean.
Dengan tambahan tersebut, kini tersedia enam mesin antrean yang ditempatkan di beberapa titik pelayanan.
Keberadaan alat tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan antrean sehingga proses pelayanan kepada pasien bisa berlangsung lebih tertib dan nyaman. (*)
Editor : I Made Mertawan