Dalam video yang beredar terlihat seorang perempuan bercadar dan seorang temannya hendak turun menggunakan lift. Namun kedua gadis itu diganggu oleh gerombolan laki-laki yang merupakan mahasiswa di kampus itu. Kedua gadis itu tak bisa menutup pintu lift karena terus dihalangi oleh gerombolan mahasiswa itu.
Terlihat mahasiswa tersebut menertawakan sambil menggoda mereka. Bahkan, ada seorang laki-laki yang membawa tong sampah kuning untuk dimasukkan ke dalam lift. Gadis bercadar yang bernama Cintria itupun mengatakan bahwa aksi gerombolakan laki-laki itu sudah ia rekam.
Baca Juga: Peluk Pelukis Wanita Iran, Ronaldo Dijatuhi Hukuman Cambuk
“Terbully,” teriak seorang laki-laki.
“Sudah divideo ini,” ucap Cintria.
“Ingat yang bully namanya Raja,” ucap laki-laki lain.
“Sudahlah,” ucap wanita berjilbab coklat kesal.
Teman Cintria yang berjilbab coklat itu tampak terus berusaha untuk menutup pintu lift. Hanya saja, gerombolan laki-laki itu terus mengganggu dan memainkan pintu lift itu.
Dengan sengaja pelaku terus membuka pintu lift tersebut. Padahal, aksi yang mereka lakukan tentu sangat berbahaya. Cintria selaku korban kemudian mengunggah video berdurasi sekitar 1 menit 4 detik tersebut ke akun TikTok miliknya.
Baca Juga: Berjalan Sukses, KONI Badung akan Tambah 3 Cabor di Sport Tourism
“Pihak UIN tidak membiarkan adanya tindakan bully. Mereka akan memberikan sanksi sesuai dengan perbuatan tindakan yang dilakukan anak-anak dalam video tersebut,” ucap Cintria dalam akun TikTok miliknya, @30_juli_2004.
Pihak UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pun telah melihat dan merespon video tersebut pada Kamis, 12 Oktober 2023. “Pihak UIN Jambi telah mengantongi identitas para pelaku yang terlibat, dan akan melakukan pemanggilan kepada pelaku,” tulis akun UIN Sulthan Thaha Jambi.