Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kecelakaan Kereta Api Turangga dan Commuter Line: Seorang Penumpang Ungkap Detik-detik Kejadian

Nyoman Suarna • Jumat, 5 Januari 2024 | 19:19 WIB
RINGSEK: Dua kereta api, KA Turangga 65 dan Commuter Line yang terlibat kecelakaan di Cicalengka, ringsek. Seorang penumpang ungkap detik-detik kejadian.
RINGSEK: Dua kereta api, KA Turangga 65 dan Commuter Line yang terlibat kecelakaan di Cicalengka, ringsek. Seorang penumpang ungkap detik-detik kejadian.

JAKARTA, BALI EXPRESS – Kecelakaan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, terjadi tepatnya di Haurpugur, pukul 06.30 WIB, pada Jumat 5 Januari 2024.

Dua kereta yang terlibat kecelakaan kereta api di Cicalengka adalah KA Turangga 65 dengan commuter line lokal.

Seorang penumpang Kereta Api (KA) Turangga Surabaya-Bandung, Heri Aliyudin menceritakan detik-detik kejadian kecelakaan kereta yang ditumpanginya dengan Commuter Line lokal di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dikutif dari wawancara program Breaking News Kompas TV, Jumat, (5 /1), Heri menyebut terjadi benturan keras saat KA Turangga “adu banteng” dengan Commuter Line.

Saat kejadian Heri kebetulan tak melanjutkan tidur usai salat Subuh. Tabrakan yang terjadi di jalur belokan membuat penumpang di sejumlah gerbong terlempar dari kursi.

“Penumpang lain banyak terlempar, banyak luka-luka dievakuasi ke RSUD, saya hanya mengalami  luka lecet di kaki,” kata Heri yang berada di gerbong tiga.

Kencangnya benturan membuat penumpang yang dalam posisi tertidur terhentak hingga membentur bagian dalam gerbong.

Sementara itu, Vice President (VP) Public Relations KAI, Joni Martinus dikutip dari Kompas TV mengaku, pukul 06.03 WIB mendapatkan informasi kecelakaan kereta api, antara kereta api Turangga relasi Surabaya-Bandung dengan KA Commuter Line.

Soal korban, Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengaku, informasi terbaru yang diterima ada 3 orang korban jiwa.

Menurutnya, dari 26 orang korban kecelakaan kereta api di Cicalengka tersebut, 19 orang di antaranya mengalami luka ringan, 6 orang mengalami luka berat, dan 3 orang meninggal dunia.

Para korban tersebut merupakan penumpang dan awak kereta api.

"Tiga  orang korban berhasil dievakuasi. Ketiganya meninggal dunia," ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo.

Editor : Nyoman Suarna
#kecelakaan #kereta api #commuter line #kejadian #KA Turangga #penumpang