Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pembunuhan Sadis Terhadap Danramil Papua Memperumit Situasi Keamanan: Analisis Ahli Intelijen

I Putu Suyatra • Minggu, 14 April 2024 | 18:27 WIB
ilustrasi
ilustrasi

BALI EXPRESS - Tindakan brutal Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menelan korban jiwa seorang Danramil, Letda Inf Oktovianus Sogarlay, pada 12 April lalu.

Dalam serangan mematikan tersebut, Letda Inf Oktovianus tewas dengan luka-luka berat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan di TNI-Polri.

Mengomentari tragedi yang mengguncang, Ngasiman Djoyonegoro, seorang Pengamat Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, menyoroti eskalasi kekerasan yang semakin mengkhawatirkan di Papua.

"Dalam situasi ini, bukan lagi hanya masalah Hak Asasi Manusia (HAM)," ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Menurutnya, Papua kini terjerumus dalam kondisi perang melawan kelompok separatis yang semakin menggunakan taktik, strategi, bahkan infrastruktur perang untuk melancarkan serangan terhadap institusi pertahanan negara.

Simon, nama panggilannya, menegaskan bahwa KKB telah merancang strategi yang terukur dan menyasar langsung pada institusi pertahanan.

"Kelompok separatisme ini jelas telah terkait dengan agenda asing yang ingin merusak kedaulatan negara," tambah Simon.

Dalam konteks ini, Simon menekankan pentingnya respons cepat dan sinergis antara pemerintah, TNI, POLRI, dan intelijen.

Dia memandang perlunya penetapan prosedur operasi seperti dalam situasi perang serta melembagakan sinergisitas antara TNI dan Polri.

"Kita harus memperkuat tugas pokok TNI dalam melaksanakan Operasi Teritorial dan Operasi Pengamanan Perbatasan dengan SOP yang lebih responsif," ujar Simon.

Dia juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan strategi operasi lapangan oleh TNI, dengan mempertimbangkan karakteristik geografis khas Papua.

"Ini membutuhkan sinergi yang erat antara TNI-Polri dan intelijen di lapangan," pungkas Simon.

Sementara itu, kepolisian juga diingatkan untuk meningkatkan operasi pengamanan terhadap warga sipil sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. ***

Editor : I Putu Suyatra
#papua #opm #intelijen