BALI EXPRESS- Kasus kematian Vina Cirebon kembali menyeruak ke publik usai penayangan film Vina: Sebelum 7 Hari di Bioskop.
Terbaru, Iptu Rudiana, ayah almarhum Muhammad Rizki Rudiana atau Eki, pacar almarhumah Vina, akhirnya buka suara mengenai kasus yang menimpa anaknya.
Melalui akun media sosial pribadinya, @rudianabiso buka suara terkait asumsi publik terkait pengungkapan kasus kematian Vina dan Eki sang anak.
Pria yang kini menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan Polres Cirebon Kota, menyampaikan permohonan kepada segenap warga Indonesia agar tidak memperburuk kondisi keluarga mereka dengan asumsi atau pernyataan yang menyakitkan.
"Saya adalah orang tua kandung dari almarhum Muhammad Rizki Rudiana atau Eki.Saya mohon kepada seluruh warga negara Indonesia, agar jangan membuat kami lebih sakit,” ujar Iptu Rudiana pada Jumat (17/05).
Baca Juga: Gelar Saba Festival, Sambut 17 Tahun Krisna Oleh-oleh Bali
"Eki adalah anak kandung kami, yang mana menjadi korban daripada kelompok-kelompok yang kejam," ujar Rudiana, sembari meneteskan air mata.
Rudiana menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam upaya mengungkap kasus anaknya dan telah bekerja sama dengan Reskrim.
"Saya tidak diam, saya terus berupaya dan bekerja sama dengan Reskrim," ungkapnya.
Terbukti, dari penyeledikan yang dilakukan, 8 pelaku sudah ditangkap dan 3 lainnya masih buron hingga saat ini.
"Sekali lagi saya mohon doa, mudah-mudahan orang-orang yang telah mengambil nyawa anak saya bisa segera terungkap," ucapnya.
Rudiana juga meminta kepada segenap warga Indonesia untuk tidak membuat pernyataan yang bisa memperburuk keadaan keluarga yang telah berusaha sabar selama delapan tahun.
"Dan sekali lagi kepada seluruh warga negara Indonesia agar jangan berasumsi atau memberikan statemen yang mungkin lebih membuat kami sakit."
sebelumnya, kasus kematian Vina dan sang pacar Eki tahun 2016 lalu menyita perhatian publik.
Pasalnya kematian keduanya direkayasa seolah-olah merupakan kecelakaan tunggal.
Meski delapan pelaku sudah ditangkap, namun publik masih penasaran mengapa 3 pelaku yang diduga sebagai dalang dalam pembunuhan tersebut masih bisa berkeliaran.
Editor : Wiwin Meliana