BALIEXPRESS.ID-Dunia politik Indonesia kembali berduka dengan kepergian calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos, yang meninggal dunia dalam insiden tragis saat kampanye.
Speedboat yang ditumpanginya meledak di Pelabuhan Regional Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Sabtu, 12 Oktober 2024, bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Maluku Utara yang ke-25.
Baca Juga: Kebakaran Melanda Lereng Gunung Agung, Karangasem: Video Viral Menunjukkan Api Hanguskan Area Kering
Selain Benny, insiden tersebut juga merenggut nyawa anggota DPRD Maluku Utara dari Partai Demokrat, Ester Tanti, Ketua DPW PPP Malut, Mubin A. Wahid, serta anggota polisi, Hamdani Buamonabot, Mahsudin Ode Muisi, dan Nasrun, S.Pd.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden nahas ini terjadi saat speedboat yang membawa Benny dan rombongan sedang mengisi bahan bakar.
Tiba-tiba, ledakan hebat terjadi, menyebabkan kebakaran yang melanda kapal. Tragisnya, Benny Laos dan beberapa penumpang lainnya terjebak di dalam kapal saat api berkobar.
Kejadian ini meninggalkan enam orang meninggal dunia, sementara 25 lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit dan klinik terdekat.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut: Truk Telur Terguling, Kakek dan Cucu Kehilangan Nyawa
Benny Laos, yang berusia 52 tahun, dikenal sebagai sosok pemimpin visioner yang berdedikasi tinggi terhadap masyarakat Maluku Utara.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para pendukungnya. Ia dianggap sebagai figur yang memperjuangkan aspirasi rakyat dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan daerah.
Pihak berwenang saat ini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya ledakan tersebut.
Beberapa kemungkinan sedang diteliti, termasuk faktor teknis pada speedboat dan prosedur pengisian bahan bakar yang mungkin tidak diikuti dengan benar.
Investigasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut: Tiga Nyawa Melayang dalam Dua Insiden Tragis
Insiden ini tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan para pendukung Benny Laos, tetapi juga bagi dunia politik Indonesia secara keseluruhan.
Kepergian sosok seperti Benny sangat terasa, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi Maluku Utara kini menjadi tantangan yang lebih besar.
Editor : Wiwin Meliana