Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dipilih Jadi Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya tak Ikut Dilantik: Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Ungkap Alasannya

Nyoman Suarna • Senin, 21 Oktober 2024 | 21:59 WIB
DIPILIH: Mayor Teddy Indra Wijaya (kedua kanan) saat pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
DIPILIH: Mayor Teddy Indra Wijaya (kedua kanan) saat pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

BALIEXPRESS.ID - Mayor Teddy Indra Wijaya, yang telah diumumkan oleh Presiden Prabowo sebagai Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) pada Minggu malam (20/10), tidak terlihat dilantik bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih pada upacara pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10) pagi.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memberikan klarifikasi terkait absennya Mayor Teddy dalam prosesi pelantikan tersebut.

Menurut Hasan, posisi Sekretaris Kabinet berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), sehingga pelantikan jabatan tersebut kemungkinan dilakukan di waktu yang berbeda.

"Kemungkinan besar, Sekretaris Kabinet akan berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara," ujar Hasan Nasbi usai dilantik sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan di Istana Merdeka, Jakarta.

Ketika ditanya apakah jabatan Sekretaris Kabinet tidak setara dengan posisi menteri dalam kabinet era Prabowo-Gibran, Hasan menegaskan kembali bahwa tugas kesekretariatan yang diemban Seskab lebih berfokus pada mendukung pengambilan kebijakan Presiden. Karena itu, posisinya berada di bawah Kemensetneg.

Mayor Teddy, yang saat ini masih menjabat sebagai perwira menengah TNI Angkatan Darat, sempat disebut dalam bursa anggota kabinet, namun pelantikannya tertunda.

Mengenai apakah Mayor Teddy bisa tetap menduduki posisi Sekretaris Kabinet tanpa harus pensiun dari TNI, Hasan menyatakan bahwa hal ini masih perlu didalami lebih lanjut.

"Saya belum bisa menjawab pasti. Masih harus didalami lebih lanjut, dan saya sendiri baru dilantik hari ini, jadi belum mendapat arahan dari Presiden," kata Hasan.

Dalam pelantikan menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih yang diadakan sekitar pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo melantik 48 menteri serta lima kepala lembaga, termasuk Jaksa Agung, Kepala BIN, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional. Meskipun nama Mayor Teddy telah diumumkan sebagai Sekretaris Kabinet, ia tidak dilantik dalam kesempatan tersebut.

Dalam prosesi pelantikan, Mayor Teddy tampak berdiri di belakang Presiden Prabowo, namun perannya dalam kabinet ini masih menunggu kejelasan lebih lanjut.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan baru dengan menunjuk Mayor Teddy Indra Wijaya sebagai Menteri Sekretaris Kabinet.

Pengumuman yang disampaikan langsung di Istana Negara pada Minggu (20/10) malam ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena sebelumnya posisi tersebut diprediksi akan diisi oleh Bambang Eko Suhariyanto.

Teddy, perwira menengah TNI AD yang berasal dari Kopassus, kini menjadi Menteri Sekretaris Kabinet ke-20, menggantikan Pramono Anung yang telah menjabat selama dua periode di bawah Presiden Joko Widodo.

Editor : Nyoman Suarna
#sekretaris kabinet #menteri #mayor teddy #dilantik