BALIEXPRESS.ID-Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea turut angkat bicara terkait kontroversi dari Menteri HAM, Natalius Pigai.
Menteri HAM dalam cabinet Merah Putih itu menjadi sorotan usai meminta tambahan anggaran yang jumlahnya di luar nalar.
Pria asal Papua itu meminta tambahan anggaran sebesar Rp 20 Triliun.
Bahkan usai meminta anggaran, Pigai juga meminta tambahan pegawai dari 188 orang menjadi 2.544 orang.
Tentu hal tersebut membuatnya menjadi sorotan, salah satunya disorot oleh Hotman Paris.
Melalui akun media sosialnya, Hotman Paris menyebut bahwa pihaknya bermodal 1 buah HP sudah bisa membantu ratusan korban pelanggaran HAM.
Baca Juga: Review Insta360 GO 3 yang dilengkapi fitur canggih
Ini diduga menyindir pernyataan Natalius soal anggaran dan juga tambahan pegawai.
Hotman Paris juga meminta kepada Presiden Prabowo agar meninjau ulang penunjukkan Menteri HAM di kabinet Merah Putih.
“Hallo Pak Prabowo, tinjau ulang penunjukkan ini Menteri HAM,” tulisnya dikutip pada Senin (04/11/2024).
Lebih lanjut, Hotman Paris yakin bahwa usulannya akan dipertimbangkan lantaran selama 25 tahun menjadi pengacara Presiden Prabowo, nasehatnya selalu disetujui.
“Dulu selama 25 tahun Pak Prabowo selalu setujui nasehat pengacaramu Bung Hot ini,” tulis Hotman Paris.
Baca Juga: Transformasi Layanan Kantor Cabang, BNI Resmikan Super Flagship Pertama di Bandung
Sebelumnya, Pigai mengatakan bahwa penambahan staf di kementeriannya tersebut harus dibarengi dengan penambahan anggaran untuk belanja pegawai.
Saat ini, kata dia, dengan jumlah pegawai sebanyak 188 orang dibutuhkan Rp14 miliar untuk gaji pegawai.
Editor : Wiwin Meliana