Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Waspada! Gunung Semeru Erupsi 3 Kali, Tinggi Letusan hingga 1 Km  

I Made Mertawan • Rabu, 27 November 2024 | 14:15 WIB

 

Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1 kilometer pada Rabu (27/11/2024) pagi.
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1 kilometer pada Rabu (27/11/2024) pagi.

BALIEXPRESS.ID- Gunung Semeru, Jawa Timur, mengalami erupsi sebanyak tiga kali pada Rabu pagi (27/11/2024) pagi.

Erupsi Gunung Semeru itu menghasilkan kolom letusan yang mencapai ketinggian hingga 1 kilometer.

Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi, melaporkan bahwa erupsi pertama terjadi pada pukul 00.33 WIB.

Kolom letusan setinggi 800 meter di atas puncak  teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 120 detik," katanya.

Erupsi kedua tercatat pada pukul 02.36 WIB dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.

Kolom abu kembali teramati berwarna putih hingga kelabu dengan arah penyebaran ke barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 136 detik.

Erupsi ketiga terjadi pada pukul 04.45 WIB dengan ketinggian kolom letusan mencapai 1 kilometer.

"Kolom abu teramati dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya, terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 130 detik," tambah Ghufron.

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang saat ini masih berstatus Waspada (Level II).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk masyarakat dan wisatawan, di antaranya tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.

Masyarakat agar tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," pesannya.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bahaya awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#malang #gunung semeru #erupsi #lumajang