BALIEXPRESS.ID-Setelah insiden yang melibatkan Gus Miftah yang mengolok-olok seorang penjual es teh di Magelang, Partai Gerindra mengambil langkah tegas dengan meminta maaf dan memberikan bantuan kepada korban.
Melalui akun Instagram resmi partai, Admin Gerindra memerintahkan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerindra untuk langsung mengunjungi rumah penjual es teh tersebut, meminta maaf, dan memberikan modal usaha.
Baca Juga: Usai Diolok-olok Gus Miftah, Willie Salim Beri Bantuan Rp 100 Juta Kepada Penjual Es Teh
Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, Admin Gerindra menegaskan bahwa tindakan Gus Miftah tidak mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.
"Dengan segala kerendahan hati, kami meminta Gus @gusmiftah untuk meminta maaf kepada Bapak Penjual Es. Apa yang Gus lakukan tidak sesuai dengan apa yang Pak @prabowo inginkan dan ajarkan," tulis Admin Gerindra.
Tak hanya itu, admin Partai Gerindra juga menyindir soal pejabat yang lupa dengan omongan Presiden Prabowo.
Dalam video yang diunggah, terlihat Presiden Prabowo menyebut sangat menghormati pedagang kaki lima.
Baca Juga: Viral Gus Miftah Olok-Olok Penjual Es Teh, Manchester United Beri Reaksi Mengejutkan!
Admin Gerindra juga meminta agar hal ini bsia menjadi pelajaran bagi pejabat dan tokoh-tokoh lainnya untuk lebih berhati-hati dan menjaga lisan serta perbuatannya agar tidak menyakiti dan merugikan orang lain.
Selain permintaan maaf, PAC Gerindra juga diminta untuk memberikan bantuan modal usaha kepada penjual es teh tersebut sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas usaha kerasnya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu memperbaiki situasi yang timbul akibat insiden tersebut dan memberikan dampak positif bagi penjual es teh yang terkena dampak dari peristiwa tersebut.
Sebelumnya, peristiwa ini mencuat setelah Miftah Maulana Habiburrahman, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, mengolok-olok seorang penjual es teh saat acara pengajian di Magelang.
Baca Juga: Profil Victor Dethan: Wonderkid Rp2,17 Miliar Timnas Indonesia, Lahir di Kupang dengan Darah Kanada
Ucapan kasar Gus Miftah tersebut memicu protes publik dan akhirnya mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya.
Dalam video yang viral di media sosial, Gus Miftah mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas ucapan yang dinilai berlebihan dan tidak pantas. Gerindra berharap langkah ini dapat meredakan situasi dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat, terutama dengan penjual es teh yang menjadi korban insiden tersebut.
Editor : Wiwin Meliana