Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Satu Terduga Pelaku Penembakan Polisi dalam Penggerebekan Judi Sabung Ayam Menyerahkan Diri

Wiwin Meliana • Selasa, 18 Maret 2025 | 16:04 WIB

Jenazah tiga polisi yang gugur dalam penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan tiba di Rumah Sakit Bhayangkara
Jenazah tiga polisi yang gugur dalam penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan tiba di Rumah Sakit Bhayangkara

BALIEXPRESS.ID-Insiden tragis terjadi di kawasan Register 44, Negara Batin, Way Kanan, pada Senin sore, 17 Maret 2025, saat penggerebekan judi sabung ayam yang dilakukan oleh aparat kepolisian berujung dengan penembakan yang mengakibatkan tiga polisi gugur.

Salah satu korban tewas adalah Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, bersama dua anggotanya, Bripka Petrus Apriyanto dan Bripda M. Ghalib Surya Ganta.

Baca Juga: Kabar Duka! Mat Solar ‘Bajaj Bajuri’ Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Karier dan Perjuangannya

Menurut informasi yang dihimpun, penembakan yang menyebabkan tewasnya tiga personel Polri tersebut diduga melibatkan dua oknum anggota TNI, salah satunya berpangkat Peltu.

Namun, pihak Polda Lampung belum mengonfirmasi detail tentang keterlibatan oknum TNI tersebut.

Pasca insiden, pihak Polda Lampung langsung melakukan koordinasi dengan POM TNI AD dan Danrem 043/Gatam untuk menyelidiki lebih lanjut kejadian ini.

Petinggi dari Polda Lampung dan TNI juga dilaporkan turun langsung ke lokasi penggerebekan di Kampung Manik, Kecamatan Negara Batin, untuk memberikan dukungan kepada Polsek Negara Batin dan melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Isu Larangan Pawai Ogoh-Ogoh Terkait Arus Mudik, Polres Jembrana Beri Klarifikasi

Kombes Yuni Iswandari Yuyun, Kabid Humas Polda Lampung, menyatakan bahwa langkah cepat diambil oleh pihak kepolisian untuk memberikan bantuan kepada Polsek Negara Batin.

"Ini tentunya untuk memberikan bantuan dan dukungan ke Polsek Negara Batin, serta melakukan penyelidikan di lokasi kejadian," ungkapnya.

Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Lampung juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kampung Manik.

Baca Juga: Kronologi Gadis Tabanan Tewas Terlindas Mobil di Denpasar, Dipicu Pipa Besi Karyawan Toko Bangunan

Pengamanan ketat dilakukan untuk memastikan proses penyelidikan berjalan lancar dan menghindari kerusuhan lebih lanjut.

Tiga korban yang gugur dalam penggerebekan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung pada Senin malam. Para petinggi Polda Lampung terlihat hadir untuk menunggu kedatangan jenazah. Selasa dini hari, 18 Maret 2025, dilakukan proses autopsi terhadap ketiga jenazah.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat jumlah korban yang jatuh begitu besar dalam sebuah operasi penegakan hukum terhadap praktik ilegal.

Polda Lampung dan TNI akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini.

 

Editor : Wiwin Meliana
#tni #penembakan #sabung ayam #lampung #Polisi