BALIEXPRESS.ID-Pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik tajam terhadap gaya komunikasi dan preferensi publik dalam dunia politik Indonesia.
Dalam acara Indonesia Lawyers Club bertajuk “Dulu Mulyono, Kini Mulyadi” yang tayang pada Kamis, 22 Mei 2025, ia menyampaikan pandangannya secara gamblang.
Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Gaya Kepemimpinan KDM dan Jokowi Sama, Jual Simbol Bukan Gagasan
Rocky menyoroti fenomena politikus yang lebih menonjolkan visualisasi dan penampilan ketimbang visi dan gagasan, dengan menyebut nama Dedi Mulyadi sebagai contoh aktual.
Bahkan dalam pernyataannya, Rocky secara terang-terangan menyebut kebijakan dan pemikiran Dedi Mulyadi dangkal.
Menanggapi kritik tersebut, Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71.
Dalam unggahan videonya, Dedi tidak hanya merespons pernyataan Rocky, tetapi juga menanggapi kritik dari anggota DPRD hingga media Tempo.
Baca Juga: Tragis! Mancing Lalu Berenang, Dua Pelajar SMP Tenggelam Terseret Arus
Di akhir video tersebut, Dedi Mulyadi menyinggung langsung soal sindiran “dangkal” yang ditujukan padanya.
“Saya memilih untuk menjadi orang yang berpikiran dangkal, tapi melahirkan hamparan tanaman. Daripada mengaku pikirannya dalam hanya membuat banyak orang tenggelam,” ujarnya dikutip Sabtu, 24 Mei 2025
Pernyataan tersebut langsung mengundang berbagai respons dari warganet di kolom komentar.
“Sehat selalu pak, anda sangat cerdas .. saya warga jateng dukung semua program bapak memperbaiki sebuah bangsa dimulai dr memperbaiki generasi muda penerus bangsa,” ketik akun @erna.kwassie.
“Banyak yg menduga...KDM itu seperti pak Jokowi dulu di awal2...Mulyono = Mulyadi. Buktikan pak, bahwa bapak @dedimulyadi71 adalah ‘original’ dalam tindakan dengan hati, dan tidak akan berubah!” komentar akun @iyunk_cba.
Namun, ada juga yang memberikan masukan bernada kritis namun konstruktif.
Baca Juga: Waduh! Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau Demo Oknum Guru, Protes Dugaan Pelecehan
“Resiko jadi pemimpin ya dikritik, tapi pemimpin yg bijak akan menerima kritikan untuk mengoreksi kebijakannya,,,salam akal sehat, no Rocky no party,” tulis akun @zahiracake2025.
“Tidak semua kritik harus dijawab.. kadang emang harus direnungkan untuk muhasabah diri,” ketik akun @syihab0209.
Publik pun terpecah dalam menyikapi pernyataan Rocky dan tanggapan Dedi Mulyadi.
Meski sebagian besar netizen tampak mendukung Dedi Mulyadi, kritik tajam Rocky Gerung masih menjadi perbincangan hangat dan terus memicu komentar di berbagai platform digital.
Editor : Wiwin Meliana