Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Calon Siswa Bintara Asal Ternate Meninggal Saat Pendidikan, Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Wiwin Meliana • Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:49 WIB

Calon Siswa Bintara Asal Ternate Meninggal Saat Pendidikan Pusdikif Cipatat, Bandung, Jawa Barat
Calon Siswa Bintara Asal Ternate Meninggal Saat Pendidikan Pusdikif Cipatat, Bandung, Jawa Barat

BALIEXPRESS.ID-Duka mendalam menyelimuti keluarga besar M. Dehan Kasiman, seorang Calon Siswa (Casis) Bintara TNI Angkatan Darat, yang meninggal dunia saat menjalani pendidikan militer di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat, Bandung, Jawa Barat, Senin (11/8/2025) pagi.

Kabar meninggalnya Dehan diterima keluarga di Kota Ternate, Maluku Utara, dari pihak Pusdikif sekitar pukul 07.00 WIT.

Baca Juga: SUNGGUH TERLALU! Karyawan Sendiri Jadi Biang Hilangnya Uang Puluhan Juta di Toko Bangunan

Hal ini disampaikan oleh paman almarhum, Jimli, kepada awak media, Selasa (12/8).

"Kami dari pihak keluarga menerima informasi meninggalnya Dehan dari Pusdikif, Cipatat, Bandung, pada Senin pagi," ujar Jimli.

Jenazah M. Dehan Kasiman diterbangkan dari Jakarta ke Ternate menggunakan Maskapai Batik Air, dengan pengawalan langsung oleh Komandan Pusdikif Brigjen TNI Zaiful Rakhman.

Setibanya di rumah duka di RT 11, Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan, suasana haru pecah.

 Isak tangis keluarga dan warga sekitar mengiringi kedatangan jenazah, Selasa pagi sekitar pukul 08.20 WIT.

Baca Juga: Tanggapi Aksi Demo di Pati, Niluh Djelantik: Kekuasaan Bukan untuk Menyakiti Rakyat

Sekitar pukul 10.15 WIT, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, turut melayat dan memberikan penghormatan terakhir.

 Prosesi pemakaman berlangsung di TPU Lingkungan Jan, diiringi ratusan pelayat, termasuk sejumlah pejabat Pemprov Maluku Utara dan tokoh masyarakat.

Menurut Jimli, pihak Pusdikif menyampaikan bahwa Dehan meninggal karena sakit. Namun, hingga saat ini, keluarga belum menerima keterangan resmi dan rinci mengenai penyakit yang menyebabkan kematian almarhum.

"Penjelasan dari Bapak Jenderal tadi, almarhum meninggal karena sakit. Tapi sakit apa, belum dijelaskan," ucap Jimli.

Jimli juga menyebut, keluarga berharap keterbukaan informasi dari Pusdikif, terutama hasil visum dan kronologi lengkap peristiwa yang terjadi.

Baca Juga: Dibalik Aksi Demo Pati; Ini Tiga Kebijakan Kontroversi Bupati Sudewo yang Picu Aksi Demo

"Harapan besar kami, keluarga bisa mendapatkan informasi yang jelas dan detail. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.

Sejumlah keluarga lain yang ditemui di rumah duka juga menyampaikan harapan serupa.

Mereka meminta agar pihak militer bersikap terbuka, demi menghindari munculnya spekulasi dan menjaga kepercayaan publik.

Hingga prosesi pemakaman selesai, Brigjen TNI Zaiful Rakhman belum memberikan keterangan resmi kepada media.

Ia dijadwalkan kembali bertemu keluarga pada malam harinya, yang kemungkinan menjadi momen klarifikasi lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Baca Juga: Aksi Massa Memanas! DPRD Pati Bongkar Kebijakan Bupati Lewat Hak Angket

Kematian M. Dehan Kasiman ini menjadi perhatian publik di Ternate. Sosoknya dikenal sebagai pemuda yang disiplin dan bercita-cita besar menjadi prajurit TNI AD.

Kepergiannya menyisakan duka, sekaligus tanda tanya yang masih menunggu jawaban.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bintara #calon siswa #meninggal #pendidikan