Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pidato Presiden Prabowo di PBB: Tegaskan Komitmen Perdamaian Dunia dan Perkuat Diplomasi Indonesia

I Putu Suyatra • Rabu, 24 September 2025 | 13:43 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

BALIEXPRESS.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali meneguhkan posisi Indonesia di panggung global melalui pidatonya dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Kehadirannya disambut apresiasi luas, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai bukti konsistensi diplomasi Indonesia dalam memperjuangkan keadilan global, perdamaian abadi, dan kerja sama internasional yang setara.

Dalam forum bergengsi tersebut, Presiden Prabowo secara tegas menyuarakan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

“Hanya solusi dua negara ini yang akan mengarah pada perdamaian. Kita harus menjamin kenegaraan bagi Palestina. Namun, Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan kami akan mendukung semua jaminan untuk keamanan Israel,” tegas Prabowo.

Prabowo menambahkan, pengakuan kenegaraan harus diiringi peluang nyata menuju perdamaian yang adil dan permanen. Indonesia, kata dia, juga siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian untuk mendukung terciptanya stabilitas global.

Posisi Strategis Indonesia di Panggung Dunia

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menyebut pidato Prabowo sebagai momentum bersejarah sekaligus simbol keberhasilan diplomasi Indonesia. Bahkan, urutan penyampaian pidato Presiden Indonesia setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi bukti kuat bahwa suara Indonesia diperhitungkan di kancah internasional.

Senada, akademisi Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Emir Chairullah, menilai pidato tersebut sangat strategis. Menurutnya, Indonesia kini menempati posisi penting dalam percaturan global, terlebih setelah masuk ke dalam keanggotaan BRICS serta tengah memproses aksesi keanggotaan OECD.

“Indonesia disambut baik di kedua aliansi ini. Tekanan dari negara besar tidak menyurutkan posisi kita,” ujarnya.

Apresiasi dari Dalam Negeri

Pidato Prabowo juga menuai apresiasi dari dalam negeri. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai sikap Presiden sejalan dengan amanat UUD 1945.

“Komitmen Presiden Prabowo untuk menyuarakan perdamaian sangat patut diapresiasi. Ini sejalan dengan semangat UUD 1945 yang memerintahkan Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” kata HNW.

HNW juga mendorong agar Presiden memanfaatkan momentum ini untuk menyuarakan reformasi PBB, terutama terkait hak veto yang dinilai tidak demokratis.

Bukti Komitmen Indonesia

Melalui pidato bersejarah di forum dunia tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia bukan sekadar hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai negara yang aktif menawarkan solusi dan siap mengambil peran nyata dalam menjaga perdamaian dunia. ***

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto