Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tanggapi Sindiran Fedi Nuril, Komisaris Pertamina Hasan Nasbi Blak-Blakan Akui Jadi Penjilat

Wiwin Meliana • Kamis, 2 Oktober 2025 | 18:02 WIB

Komisaris Pertamina Hasan Nasbi Blak-Blakan Akui Jadi Penjilat
Komisaris Pertamina Hasan Nasbi Blak-Blakan Akui Jadi Penjilat

BALIEXPRESS.ID– Komisaris PT Pertamina (Persero), Hasan Nasbi, kembali menjadi sorotan publik usai keterlibatannya dalam adu komentar dengan aktor Fedi Nuril di media sosial.

 Perseteruan ini dipicu oleh pernyataan Hasan yang memuji pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB terkait dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

Baca Juga: Lewat 1 Juta AgenBRILink, BRI Catat Transaksi Rp1.145 Triliun dan Jangkau 80% Desa di Indonesia

Melalui akun X (dulu Twitter) miliknya, Hasan menulis:

“Presiden Prabowo memecah langit New York. Menghujamkan petir ke gedung PBB agar pemimpin-pemimpin dunia yang masih tidur, terbangun dan siuman...”

Pujian yang ditulis Hasan dianggap berlebihan oleh Fedi Nuril. Aktor film “Ayat-Ayat Cinta” itu langsung membalas dengan sindiran tajam.

Baca Juga: Kapolres Tabanan Geram Oknum Anggota Jambret Pedagang, Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban

“Penjilat kalau muji memang suka lebay. Apanya yang ‘memecah langit’? Menyebut langsung Israel dan mengecam Netanyahu aja gak berani. Yang ada cuma ‘memecah meja podium’ karena digebrak-gebrak,” tulis Fedi.

Menanggapi tudingan sebagai “penjilat”, Hasan Nasbi tidak menampik. Justru, ia secara terang-terangan mengakui dirinya sebagai penjilat dengan tambahan sindiran tajam kepada Fedi.

“Hehe mohon maaf saya luruskan sedikit soal jilat-menjilat ya. Yang saya jilat menang dan berkuasa. Yang Anda jilat kalah dan nggak berkuasa. Sekadar jadi penjilat pun Anda kurang kompeten,” tulis Hasan dalam balasan yang kini viral di media sosial.

Baca Juga: Garuda Muda Panggil Tiga Talenta Bali United untuk Persiapan SEA Games 2025

Pernyataan Hasan ini menuai beragam reaksi publik. Sebagian mengecam sikapnya yang dinilai tidak etis bagi pejabat BUMN, sementara yang lain menilai ia hanya bersikap jujur dan terbuka dalam berpolitik.

Di tengah perdebatan tersebut, praktisi mindfulness dan kesehatan mental Adjie Santosoputro ikut menyampaikan pandangannya.

Lewat unggahan di akun Threads, Adjie tidak menyebut nama, namun secara jelas menyinggung fenomena penjilatan kepada penguasa.

Baca Juga: Desak KLH Hentikan Terbit Izin Proyek FSRU LNG, Desa Adat Serangan Layangkan Surat Kedua

“Siapapun yang menjilat penguasa, itu karena mencari rasa aman. Menjilat adalah ekspresi dari ketakutan. Pikiran beranggapan, dengan menjilat akan terlindungi atau dapat untung,” jelas Adjie yang merupakan alumni Psikologi UGM.

Menurutnya, saat seseorang dikuasai rasa takut, ia bisa rela merendahkan dirinya demi ilusi rasa aman yang sebenarnya semu.

 

Editor : Wiwin Meliana
#penjilat #komisaris pertamina #fedi nuril #hasan nasbi