Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dukung Green Dharma Kemenag, Institut Mpu Kuturan lakukan Penanaman Pohon dan Pelepasan Burung

I Putu Mardika • Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11 WIB

Rektor IMK, Prof. Suwindia didampingi WR dan Kabiro saat melakukan pennaman pohon di areal kampus, serangkaian program Green Dharma Kemenag, Jumat (6/2)
Rektor IMK, Prof. Suwindia didampingi WR dan Kabiro saat melakukan pennaman pohon di areal kampus, serangkaian program Green Dharma Kemenag, Jumat (6/2)
BALIEXPRESS.ID- Institut Mpu Kuturan (IMK) menggelar kegiatan pelepasan puluhan burung dan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap Program Green Dharma Kementerian Agama RI, Jumat (6/2). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus IMK, Jalan Pulau Menjangan, Banyuning.

Aksi ekologis itu menjadi bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama RI yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan ekoteologi sebagai kesadaran spiritual terhadap lingkungan hidup.

Program tersebut dirangkai dalam peringatan Tumpek Uye dengan tema “Green Dharma Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya.”

Rektor Institut Mpu Kuturan, Prof. Dr. I Gede Suwindia, M.A., menjelaskan bahwa pelepasan burung dan penanaman pohon merupakan wujud konkret tanggung jawab keagamaan dalam menjaga keseimbangan semesta.

Menurutnya, nilai ekoteologi dalam tradisi Hindu sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

“Dalam konteks Tumpek Uye, umat Hindu memuja Ida Sang Hyang Pasupati sebagai simbol pemeliharaan seluruh makhluk hidup. Manusia, dengan akal dan budinya, memiliki kewajiban moral untuk menjaga dan merawat kehidupan serta lingkungan yang telah dianugerahkan,” ujar Suwindia.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai upaya mengembalikan apa yang telah diambil dari alam.

Pelepasan burung ke habitat alaminya dan penanaman pohon dipandang sebagai simbol siklus timbal balik antara manusia dan alam semesta.

Rektor dan sivitas akademika Institut Mpu Kuturan melakukan pelepasan burung di areal Kampus IMK, Jumat (6/2)
Rektor dan sivitas akademika Institut Mpu Kuturan melakukan pelepasan burung di areal Kampus IMK, Jumat (6/2)

“Kita meminta kehidupan dari alam, maka sudah semestinya kita mengembalikannya kepada alam. Dari sanalah keberlanjutan kehidupan dapat terus terjaga,” kata Suwindia.

Kegiatan di lingkungan kampus ini menjadi bagian dari rangkaian menjelang puncak peringatan Tumpek Uye tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Pura Gunung Salak pada Sabtu, (7/2). (dik)

Editor : I Putu Mardika
#Green Dharma #Institut Mpu Kuturan #Ekoteologi #Asta Cita #Kementrian Agama RI