Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Presiden Prabowo dan MBZ Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia–UEA di Abu Dhabi

I Putu Suyatra • Jumat, 27 Februari 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

BALIEXPRESS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026) waktu setempat. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia–UEA yang memasuki 50 tahun hubungan diplomatik pada 2026.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Abu Dhabi menandai babak baru kemitraan strategis kedua negara, khususnya di sektor investasi, energi, hilirisasi industri, infrastruktur, dan pertahanan.

Fokus Kerja Sama Produktif dan Jangka Panjang

Setibanya di kompleks istana, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden MBZ dalam suasana hangat dan penuh penghormatan. Pertemuan diawali dalam format terbatas yang berlangsung terbuka, menciptakan dialog konstruktif antara kedua pemimpin.

Dalam pembahasan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya memperluas kerja sama konkret yang berdampak langsung terhadap pembangunan nasional dan penguatan ekonomi Indonesia.

“Hubungan Indonesia dan UEA telah berkembang pesat dan harus terus diarahkan pada kerja sama yang produktif, saling menguntungkan, dan berorientasi jangka panjang,” tegas Presiden Prabowo.

Pernyataan ini sekaligus memperkuat arah diplomasi ekonomi Indonesia yang berfokus pada ketahanan energi, percepatan hilirisasi, serta penguatan industri nasional.

Komitmen Investasi dan Energi dari UEA

Presiden MBZ menegaskan komitmen UEA untuk terus menjadi mitra strategis Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, Indonesia memiliki peran penting di tingkat regional maupun global.

“Kerja sama ini akan terus diperkuat melalui investasi, energi, dan proyek-proyek masa depan,” ujar MBZ.

Komitmen tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan UEA terhadap stabilitas politik dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan bilateral Indonesia–UEA menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada sektor energi terbarukan, pengembangan infrastruktur, serta proyek strategis nasional.

Pertemuan Diperluas dan Agenda Ramadan

Agenda kemudian dilanjutkan dalam format expanded meeting yang melibatkan delegasi kedua negara. Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit P Santosa.

Sementara itu, Presiden MBZ turut didampingi Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei serta Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.

Momentum Ramadan menambah nuansa diplomasi yang hangat. Kedua kepala negara melanjutkan agenda dengan iftar bersama sebelum menggelar pertemuan empat mata guna memperdalam pembahasan kerja sama strategis Indonesia–UEA.

50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia–UEA

Pertemuan di Abu Dhabi ini bukan sekadar simbol diplomatik, tetapi menjadi penegasan visi bersama dalam menghadapi tantangan global. Memasuki usia emas 50 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan UEA menunjukkan kesiapan untuk memperkuat kemitraan yang lebih terukur, adaptif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan kedua negara.

Dengan kesepakatan terbaru ini, kerja sama Indonesia–UEA diproyeksikan semakin solid, khususnya dalam mendorong investasi, ketahanan energi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto