BALI EXPRESS, DENPASAR - Bercerita tentang kopi seakan tidak ada habisnya, karena bagi pecinta kopi, kopi dan cerita menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Setiap ada kopi pasti selalu diiringi cerita menarik, sehingga menjadikan setiap pertemuan semakin berarti. Hal itulah yang menjadi tujuan didirikannya Mitos Kopi. Kedai yang berlokasi di Jalan Arjuna Nomor 25 Denpasar ini, tidak saja berfungsi sebagai kedai kopi yang menjual beragam olahan kopi, namun bisa menjadi tempat diskusi bagi pecinta kopi.
“Diskusinya, tidak saja hal yang serius, bisa diskusi kecil mengenai tentang proses pembuatan kopi, karakter dari kopi tersebut dan lain sebagainya,” jelas pemilik Mitos Kopi, Fredy kepada Bali Express (Jawa Pos Group) kemarin.
Diskusi, lanjut Fredy, tidak harus dilakukan dengan rekan komunitas saja, tetapi juga bisa dilakukan dengan Barista yang sedang menyiapkan pesanan pelanggannya. "Interaksi antara Barista dan pelanggan di suatu kedai kopi saat ini sudah lumrah dilakukan," ujarnya. .
Selain mampu memberikan ruang untuk bercerita, di Mitos Kopi pelanggan juga akan diajak mengenal beragam jenis karakter kopi, sehingga mendapatkan pemahaman dan fakta tentang kopi yang dinikmatinya.
Jenis kopi yang disajikan cukup beragam, yakni citarasa dari beberapa houseblend ternama di Bali. Hal ini dilakukan karena karakter pecinta kopi di Denpasar tidak puas dengan racikan dari satu houseblend saja.
Para pecinta kopi ini sering kali berkeliling ke berbagai kedai kopi, bahkan sampai keluar Denpasar hanya untuk mencicipi citarasa kopi dari kedai kopi tersebut. “Karena itulah, kami tidak punya houseblend sendiri, karena karakter dari pecita kopi di Denpasar ini sangat unik,” paparnya.
Meskipun menyajikan beragam jenis kopi yang berasal dari berbagai houseblend yang ada di Bali, namun Mitos Kopi tetap memiliki ciri khas sendiri, yakni menyajikan Espresso Based setiap harinya.
Untuk houseblend, Mitos Kopi setiap hari memiliki dua jenis kopi yang berasal dari dua houseblend berbeda. Namun demikian, kopi Expat yang memiliki cita rasa asam selalu tersedia, sedangkan satu jenis lagi di-rolling bergantian.
Selain Espresso, Mitos Kopi punya beberapa racikan kopi yang sayang untuk dilewatkan, mulai dari Cappuccino, Latte hingga Picollo Late dengan citarasa yang kuat. Sedangkan untuk minuman nonkopi, ada beberapa pilihan, seperti Matcha, Cokelat, dan Red Velvet. Untuk camilannya ada dua varian rasa Roti Bakar.
Mitos Kopi diakui Fredy tidak menyediakan terlalu banyak camilan, karena memang konsentrasi untuk menyajikan beragam jenis kopi dengan beragam jenis karakter dan cerita dibaliknya.
Nongkrong Nyaman di Keriuhan Pusat Kota Denpasar
Dari segi lokasi, diakui Fredy, Jalan Arjuna Denpasar bukanlah menjadi tempat yang nyaman untuk mendirikan tempat nongkrong, apalagi sering macet di siang hari. Selain itu, lahan parkir yang terbatas, sehingga bisa membuat pelanggannya tidak nyaman.
Namun tidak demikian dengan Mitos Kopi. Dengan konsep yang sederhana, Fredy berusaha untuk menyulap kedai kopinya menjadi tempat nongkrong yang nyaman. “Untuk masalah parkir, memang terbatas, tapi kami sudah menyediakan ruang yang bisa digunakan sebagai tempat parkir, sehingga pelanggan bisa nyaman,” jelasnya.
Mengenai kemacetan di kawasan Jalan Arjuna, lanjut Fredy, hal itu bisa menjadi salah satu daya tarik karena pelanggan bisa menikmati kopi sembari melihat padatnya aktivitas di tengah Kota Denpasar, apalagi di siang hari. Mitos Kopi memang didesain menjadi spot yang nyaman dengan ruangan yang sederhana dilengkapi pendingin udara dan fasilitas wifi. “Saya tertarik dengan konsep ruangan yang kecil, supaya bisa menciptakan interaksi yang erat antar pelanggan, sehingga tempat nongkrong di Jalan Arjuna bukanlah menjadi mitos, tapi fakta,” ungkapnya.
Editor : I Putu Suyatra