Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Menikmati Pasta Sambil Belanja Fashion di Logo House Bali

I Putu Suyatra • Kamis, 27 Februari 2020 | 18:06 WIB
Menikmati Pasta Sambil Belanja Fashion di Logo House Bali
Menikmati Pasta Sambil Belanja Fashion di Logo House Bali

DENPASAR, BALI EXPRESS - Konsep 'one stop shopping' tidak saja diterapkan dalam bisnis retail, namun juga diterapkan dalam industri kuliner di Bali.  Coffee shop,  tempat nongkrong,  juga menjadi salah satu tempat untuk belanja produk fashion, seperti diterapkan Logo House Bali di Jalan Merdeka No 8 Denpasar.


Logo House Bali  bukan sekadar coffee shop, namun juga menjadi salah satu tempat belanja fashion di Kota Denpasar.  Manajer Operasional Logo House Bali, Alit, mengatakan Logo House Bali merupakan salah satu tempat nongkrong yang bisa mengakomodasi kebutuhan fashion dan kuliner masyarakat. "Konsep kami adalah one stop shopping. Jadi, pelanggan yang datang bisa belanja makanan dan produk fashion," jelasnya kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) akhir pekan kemarin.


Dilanjutkn Alit,  Logo House Bali pada awalnya merupakan toko fashion dengan style andalannya adalah urban denim. Seiring dengan perjalanan waktu, Logo House kemudian mengembangkan bisnisnya ke bidang kuliner.


Hingga akhirnya, Logo House Bali memiliki enam cabang di Sukabumi, Palembang, Tegal, Purwokerto, Makassar, dan Bali. Untuk di Bali, konsepnya tetap sama, yakni 'one stop shoping dengan dua jenis core bisnis yang terpisah.  Alit mengatakan  Logo House di Bali menawarkan dua jenis area nongkrong, yakni indoor dan outdoor. "Kedua jenis area tempat ini menawarkan konsep Natural Urban sehingga menghasilkan konsep yang unik," ungkapnya.


Konsep urban didapat dari penggunaan furnitur yang didominasi bahan kayu yang digunakan hampir di seluruh bagian bangunan. Untuk ruang indoor dan outdoor pun disekat dengan jendela kaca, sehingga pelanggan yang berdiam di dalam ruangan dapat merasakan suasana di luar cukup nyaman.
Halaman Logo House juga ditanami perindang hijau yang menimbulkan kesan sejuk nan tenang. Sementara penerapan konsep urban terlihat dari beberapa sudut dinding yang  dihiasi tulisan. Tulisan  dibuat dengan tipografi menarik, sehingga tak jarang menjadi spot foto favorit pengunjung.
Logo House ini tidk saja cocok untuk tempat nongkrong, namun juga sangat pas untuk melakukan beragam aktivitas berkumpul, seperti arisan, perayaan ulang tahun hingga bisa disulap menjadi meeting point formal.


Alit menyebutkan, menu makanan yang disajikan sangat beragam, mulai dari Indonesian food, Western food hingga Asian food. Sedangkan menu unggulan di tempat ini adalah beragam jenis Pasta.
Pasta yang disajikan cukup beragam, mulai dari Fettucine, Spaghetti, Orzo, Macaroni, dan beberapa jenis pasta lainnya. "Selain punya saus yang umum, seperti Aglio Olio, Carbonara dan Bolognese, Logo House Bali juga memiliki spesial saus yang diracik menggunakan bahan lokal," lanjutnya.



Selain Pasta, Indonesian Food juga menjadi salah satu menu favorit pelanggan yang datang ke Logo House.  Masakan Indonesia yang sangat diminati adalah Nasi Bakar Bandung, Es Cendol, Colenak, Ayam Bakar, dan menu masakan lokal lainnya.



Bagi pelanggan yang hanya ingin nongkrong dan belum ingin menyantap makanan berat, Logo House Bali juga memiliki beragam jenis penganan, salah satunya adalah Monster fries.



Monster fries terbilang istimewa karena di tempat ini French fries yang dihadirkan memiliki bentuk yang lebih besar dan lebih panjang ukurannya sampai 30 Cm, dan disajikan dengan dua jenis saus, yakni saus tomat dan Spesial Logo House Sauce.  Harga makanannya cukup terjangkau, mulai dari Rp 20 ribu sampai  Rp 125 ribu  per porsi.

Editor : I Putu Suyatra