Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

19 Siswi SMP Digunduli Gara-Gara Tak Pakai Ciput, Pihak Sekolah Datangkan Psikiater

I Wayan Ananda Mustika Putra • Kamis, 31 Agustus 2023 | 00:21 WIB
Ilustrasi digunduli
Ilustrasi digunduli

BALI EXPRESS- Ulah seorang guru SMPN 1 Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur yang menggunduli siswinya gara-gara gara dalaman jilbab (ciput) ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Lamongan.

Dilansir dari Radar Kudus, sebanyak 19 orang siswinya tersebut dicukur botak oleh guru berinisial EN karena tak memakai ciput di sekolah pada Rabu 23 Agustus 2023.

Ternyata perlakuan EN ini dilakukan gara-gara muridnya tersebut sudah sering ditegur agar memakai ciput, namun tetap saja tidak memakainya.

Aksi guru ini menimbulkan reaksi orang tua 19 siswi itu. Para orang tua protes karena anak mereka mengalami trauma usai dibotaki oleh EN.

Melihat muridnya trauma Kepala SMPN 1 Sukodadi Harto menegaskan pihak sekolah segera akan mendatangkan psikiater untuk menghilangkan trauma para siswinya tersebut.

Rencananya psikiater tersebut akan datang ke sekolah untuk menemui 19 siswi yang trauma akinat dibotaki EN, Kamis 31 Agustus 2023.

“Kemarin setelah kejadian, memang ada wacana mendatangkan psikiater bagi anak-anak,” kata Harto.

“Kemudian kami keliling cari psikiater, lumayan susah juga cari psikiater di Lamongan ini mas,” sambungnya.

Dia menambahkan dari pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lamongan untuk mendatangkan psikiater ke sekolah.

Dari perbuatannya tersebut EN tak diizinkan mengajar lagi usai mencukur botak rambut 19 siswinya.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Munif Syarif menyatakan langkah mendatangkan psikater sudah benar karena psikis para Siswi harus diutamakan.

“Memang kita sarankan supaya mendatangkan psikiater. Sebab psikis anak-anak harus jadi perhatian utama sambil pendekatan dengan orangtua atau wali siswa," tuturnya.

Agar kasus serupa tak terulang, Dinas Pendidikan Lamongan sudah mengumpulkan semua kepala SMPN di Lamongan beserta guru Bimbingan Konseling. (*)

 

Jadwal Semifinal Turnamen Futsal (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Jadwal Semifinal Turnamen Futsal (Ainur Ochiem/R.Bjn)
LUAS: Konsep pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) Pamekasan dari udara. (DISPERINDAG UNTUK JRPM)
LUAS: Konsep pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) Pamekasan dari udara. (DISPERINDAG UNTUK JRPM)
Editor : I Made Mertawan
#lamongan #ciput