BALI EXPRESS - Video bentrokan antar kelompok di Kawasan Muntilan Magelang viral di media sosial. Kejadian itu terjadi pada Minggu (15/10).
Dalam video yang beredar tampak sekelompok massa saling menyerang bahkan hingga membakar motor.
Kejadian itu dibenarkan Kapolresta Magelang Kombes Ruruh Wicaksono.
Ia menyebut aksi bentrok tersebut disebabkan gesekan antara dua kelompok massa.
"Itu ada kegiatan masyarakat. Kemudian saat kelompok lain hendak kembali, terjadi bersinggungan dengan kelompok lain, dan terjadi lempar-lemparan," terang Ruruh, Minggu (15/10) dikutip dari Radar Kudus.
Salah satu kelompok yang terlibat keributan yakni kader PDIP.
Menurutnya, saat itu dari PDIP tengah mengikuti kegiatan Laskaran PDIP di Magelang.
"Itu dari PDIP ada laskaran di Magelang. Dari setiap kecamatan mengirimkan untuk menghadiri kegiatan di lapangan. Lalu saat kembali mereka terlibat selek (gesekan) dengan salah satu ormas," tuturnya.
Ia memastikan bentrok yang terjadi antara dua kelompok itu sudah rampung sejak sore.
Disinggung adanya korban dari kedua kelompok, Ruruh menyampaikan, tidak ada korban.
"Itu sudah selesai jam 3 sore tadi. Tidak ada korban jiwa. Tidak ada yang diamankan juga. Iya benar tadi ada motor yang dibakar juga," ucapnya.
Editor : Nyoman Suarna