Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Grup Telegram 'Islam Sesat' Hebohkan Media Sosial dengan Konten Penistaan Agama: Ini Pengakuan Adminnya

I Putu Suyatra • Sabtu, 23 Maret 2024 | 01:17 WIB

TAMPANG: Salah satu admin grup Telegram berisi penistaan agama ditangkap. (ISTIMEWA )
TAMPANG: Salah satu admin grup Telegram berisi penistaan agama ditangkap. (ISTIMEWA )
 

BALI EXPRESS - Belakangan, media sosial diramaikan oleh sebuah grup Telegram yang dikenal dengan nama 'Islam Sesat'. Grup ini menjadi sorotan karena berisikan konten-konten yang mengandung unsur penistaan terhadap agama.

Dalam grup tersebut, ditemukan beragam konten yang berbau SARA. Banyak video dan diskusi yang mengandung ujaran kebencian terhadap agama Islam.

Bahkan, beberapa video menampilkan tindakan membakar Al Quran dan perilaku menghina kitab suci tersebut.

Sejumlah anggota aktif dalam grup juga terlibat dalam tindakan penghinaan terhadap agama Islam dan bahkan terhadap agama lainnya.

“Saya disuruh sama orang membantu untuk menyebarkan nomor saja. Teman yang meminta tolong, tetapi saya merasa dikabinghitamkan. Dia sakit hati sama orang Islam,” ungkap Dyas Aryadila, salah satu admin grup tersebut.

Meskipun ada peringatan kepada sebagian anggota untuk menghentikan perbuatan tersebut, namun tindakan penghinaan justru terus berlanjut dengan intensitas yang semakin meningkat.

Berbagai tindakan penghinaan tidak hanya terjadi secara verbal, tetapi juga melalui tindakan nyata.

Sebuah video yang menjadi viral menunjukkan seseorang membakar Al-Quran.

Reaksi dari netizen pun beragam, banyak yang mengecam tindakan tersebut dengan keras melalui komentar di berbagai platform sosial media.

"SAKIT JIWA NI ORANG, duh bulan puasa perbanyak istighfar deh," tulis akun @Blontanex.

"WAH GILAAA SAKIT BANGET NI PARA SETAN, GWS LO SEMUA SEMOGA KENA KARMA DAN CEPET MUSNAH DAH. KELAKUAN KOK MELEBIHI SETAN GINI," sambung akun @nanadiaryy.

"Gila bgt anj gw kasian emaknya dah ngelahirin anak setan kek gini penistaan agama bisa di usut hukum kan? Biar mampus tu orang" laknat," kata akun @blessedvell.

"Tolong Pak Polisi Tangkap Pelakunya," sebut akun @monteraaa.

Pada Kamis (21/3), pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang pria bernama Dyas Aryadila, yang merupakan salah satu admin dari grup Telegram 'Islam Sesat'. Dyas berhasil diamankan di daerah Kelurahan Cimuncamg Kec, Serang, Banten setelah sebelumnya ditangkap oleh warga.

Dalam pemeriksaan, Dyas mengaku melakukan tindakan tersebut atas permintaan seorang teman dengan alasan pribadi yang sangat membenci agama Islam.

Meskipun demikian, tindakan tersebut mendapat kecaman luas dari masyarakat. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#islam #sara #media sosial #telegram