FAKTA BARU! Polisi Temukan Dua Dugaan Penyebab Utama Kecelakaan Maut Rombongan Guru SD yang Tewaskan 6 Orang
I Putu Suyatra• Minggu, 14 Juli 2024 | 00:44 WIB
Kondisi Isuzu Elf yang ringsek setelah mengalami kecelakaan maut di Tol Solo-Ngawi, Sabtu (13/7). (RAGIL L/RADAR SOLO)
BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan maut yang melibatkan minibus Isuzu Elf dan truk trailer di Jalan Tol Solo-Ngawi KM 497+800 masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.
Hasil olah TKP menunjukkan beberapa temuan penting yang mengarah pada dua kemungkinan penyebab kecelakaan: sopir mengantuk dan rem blong.
Dugaan Sopir Mengantuk dan Rem Blong
Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo mengungkapkan bahwa olah TKP ulang yang dilakukan bersama Kasubdit Gakkum, Kasi Laka, dan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jateng menemukan beberapa bukti yang menguatkan dugaan sopir mengantuk dan rem blong.
"Dugaan sementara itu sopir mengantuk. Kedua dimungkinkan rem blong," terang Budi, Sabtu (13/7).
Pengecekan Rem dan Kapasitas Muatan
Namun, Iptu Budi Purnomo tidak bisa memastikan secara pasti penyebab rem blong tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.
Pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Isuzu untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan.
Polisi juga akan menyelidiki apakah minibus Elf dengan nomor polisi AG 7710 V yang mengangkut 22 penumpang tersebut melebihi kapasitas muatan atau tidak.
Iptu Budi Purnomo menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP, tidak ada indikasi kelebihan muatan.
"Jumlah penumpang sesuai dengan jumlah tempat duduk," terang Budi.
Fakta-Fakta Penting:
- Kecelakaan terjadi di Jalan Tol Solo-Ngawi KM 497+800 lajur B pada Sabtu pagi (13/7).
- Minibus Isuzu Elf menabrak truk trailer dari belakang.
- Kecelakaan ini menyebabkan 6 orang meninggal dunia, 14 orang luka ringan, dan 2 orang selamat.