Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WADUH! Korban Keracunan di Kediri Bertambah, di Antaranya Ada 7 Balita

Nyoman Suarna • Rabu, 2 Oktober 2024 | 23:29 WIB
KERACUNAN: Seorang anak yang keracunan didampingi keluarganya saat di RSKK. Korban keracunan di Kediri bertambah, di antaranya terdapat 7 balita.
KERACUNAN: Seorang anak yang keracunan didampingi keluarganya saat di RSKK. Korban keracunan di Kediri bertambah, di antaranya terdapat 7 balita.

BALIEXPRESS.ID - Jumlah korban keracunan massal di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kediri, terus bertambah hingga mencapai ratusan orang, termasuk anak-anak.

Insiden ini terjadi setelah para jamaah Majelis Syuban mengonsumsi jajanan yang dibagikan di acara sholawat pada Selasa malam (1/10).

Hingga Rabu (2/10) dini hari, total korban yang dirawat mencapai 129 orang di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) dan 26 lainnya dirawat di RS Toeloengredjo (HVA) Pare.

Menurut perwakilan Majelis Syuban, Taufiq Dwi Kusuma, dari total korban tersebut, 10 orang harus menjalani rawat inap, sembilan di RSKK dan satu di HVA.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun beberapa orang masih harus mendapatkan perawatan intensif.

Menariknya, di antara korban keracunan, terdapat tujuh balita yang kini sedang mendapatkan perawatan di RSKK.

Taufiq menyebutkan bahwa jamaah Majelis Syuban tidak bertanggung jawab atas snack dan minuman yang dibagikan, karena pemberian itu berasal dari panitia lokal.

"Snack dibagikan oleh donatur sebelum acara sholawat dimulai sekitar pukul 20.00-20.30," jelas Taufiq.

Ia juga memastikan bahwa acara sholawat harus dihentikan karena insiden keracunan yang menghebohkan ini.

Saat ini, pihak Majelis Syuban berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus ini.

Hingga kini, suasana di RSKK masih dipenuhi oleh keluarga yang menunggu kabar tentang kondisi anggota keluarga mereka yang sedang dirawat.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat telah bergerak cepat untuk menyelidiki penyebab keracunan.

AKP Sriati, Kepala Seksi Humas Polres Kediri, menyampaikan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan.

Editor : Nyoman Suarna
#keracunan #korban #balita #bertambah