Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemuda Begal Payudara Kena Batunya, Babak Belur Dihajar Korban yang Ternyata Atlet Kickboxing

I Putu Suyatra • Senin, 14 Oktober 2024 | 14:11 WIB
ilustrasi
ilustrasi

BALIEXPRESS.ID - Seorang pemuda berinisial YH (20) harus menelan pil pahit setelah aksi begal payudara yang dilakukannya di Jalan Banjarsugihan, Tandes, Surabaya, berakhir tragis. Tak hanya gagal kabur, YH justru babak belur dihajar oleh korbannya yang ternyata adalah pegiat seni bela diri kickboxing.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Sabtu (12/10) dini hari di Jalan Raya Bibis, Tandes.

Pelaku yang merupakan warga Jalan Asem Jajar, Bubutan, Surabaya, berupaya melakukan pelecehan terhadap seorang perempuan yang tengah berboncengan motor usai pulang dari latihan kickboxing.

Namun, aksi bejatnya kali ini berujung fatal.

Kapolsek Tandes, Kompol Budi Waluyo, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika YH memepet motor korban saat melintas di Jalan Banjarsugihan.

YH mencoba memegang payudara penumpang motor tersebut, namun korban berhasil menepisnya.

Tidak kapok, pelaku malah semakin nekat dan akhirnya berhasil melakukan aksi tidak senonoh tersebut.

Namun, pelaku tidak menyangka bahwa korbannya kali ini bukan perempuan biasa. Kedua korban adalah atlet kickboxing yang langsung mengejar pelaku sambil berteriak meminta bantuan.

YH berhasil ditangkap di Jalan Raya Bibis setelah dikejar oleh korban dan warga sekitar.

“Pelaku langsung dihajar warga bersama korban di lokasi kejadian hingga babak belur sebelum akhirnya diserahkan ke polisi,” ungkap Budi Waluyo pada Minggu (13/10).

Akibat amukan massa, YH harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH) untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, korban telah dimintai keterangan di Mapolsek Tandes terkait insiden tersebut.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, pelaku akan segera dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Tindakan yang dilakukan YH tergolong sebagai kekerasan seksual, dan pelaku akan menghadapi proses hukum lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berniat melakukan tindakan asusila.

Bukannya melarikan diri dengan mulus, pelaku justru harus menerima ganjaran berat dari korban yang tangguh serta warga yang tidak tinggal diam. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#kickboxing #begal payudara #surabaya