Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Maut: Truk Telur Terguling, Kakek dan Cucu Kehilangan Nyawa

I Putu Suyatra • Senin, 14 Oktober 2024 | 15:17 WIB
Polisi olah TKP kecelakaan di Jalan Raya Jatisrono-Slogohimo, tepatnya Dusun Jati, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Sabtu (12/10/2024). (DOK.HUMAS POLRES WONOGIRI)
Polisi olah TKP kecelakaan di Jalan Raya Jatisrono-Slogohimo, tepatnya Dusun Jati, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Sabtu (12/10/2024). (DOK.HUMAS POLRES WONOGIRI)

BALIEXPRESS.ID - Kecelakaan maut kembali mengguncang Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, saat sebuah truk pengangkut telur terguling dan menimpa sepeda motor, menewaskan seorang kakek dan cucunya.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 12 Oktober 2024, sekitar pukul 14.30 di Jalan Raya Jatisrono-Slogohimo, tepatnya di Dusun Jati, Desa Tanggulangin.

Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan truk nopol AD 8184 UT yang dikemudikan oleh Basori, warga Tulungagung, Jawa Timur, dan sepeda motor Honda Supra nopol AD 4960 PI yang ditunggangi oleh CI, seorang remaja berusia 13 tahun, bersama kakeknya, S, 73 tahun, yang merupakan warga Jatisrono.

Kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah Purwantoro menuju Wonogiri.

Naas, ban depan truk mengalami pecah, mengakibatkan truk kehilangan kendali dan terguling ke sisi kanan jalan, tepat di atas sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.

“Proses evakuasi kakek dan cucu yang tertimpa bodi truk berlangsung cukup lama,” ungkap Anom.

Akibat kejadian tersebut, S meninggal di lokasi, sementara CI, meski sempat dilarikan ke rumah sakit, tidak dapat diselamatkan dan mengembuskan napas terakhirnya karena luka-luka parah.

Sopir truk, Basori, mengalami luka ringan dan telah diamankan oleh pihak kepolisian. Tim polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan membersihkan muatan telur yang berserakan di jalan.

Camat Jatisrono, Yohanes Trisnadi Tulus, menyampaikan, “CI sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia. Mereka dimakamkan bersama pada malam yang sama, sekitar pukul 22.00, dalam satu makam.”

Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur-jalur yang rawan. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#kecelakaan #cucu #kakek #wonogiri