BALIEXPRESS.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seseorang diduga pura-pura tertabrak di kawasan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, mendadak viral dan jadi perbincangan hangat di grup-grup WhatsApp.
Aksi tersebut terekam jelas oleh dashcam sebuah mobil yang nyaris terlibat dalam insiden tersebut.
Detik-Detik Kejadian Terekam Dashcam
Video itu menunjukkan awalnya lalu lintas di kawasan Kencana terlihat lancar, dan pengemudi mobil melaju dengan kecepatan normal.
Namun, situasi berubah ketika seorang pria dengan rambut diikat terlihat berdiri di pinggir jalan. Pria tersebut tampak seperti mempersiapkan diri untuk terjatuh.
Tak lama kemudian, ia jongkok dan tiba-tiba menjatuhkan tubuhnya tepat di depan mobil yang sedang melintas, seolah-olah tertabrak.
Beruntung, pengemudi mobil dengan sigap menghentikan kendaraannya sehingga tidak terjadi tabrakan.
Respon Pengendara dan Warga Sekitar
Kejadian ini tidak luput dari perhatian para pengguna jalan.
Meski pria tersebut tampak terkapar di tengah jalan, para pengendara motor di sekitarnya tetap melanjutkan perjalanan tanpa berhenti.
Dalam keterangan yang beredar, seorang warga memberikan pesan kewaspadaan:
"Assalamualaikum ibu-ibu, tadi siang lagi lewat di Jalan Kampung Kencana, tiba-tiba ada orang pura-pura ketabrak. Untung rem mendadak jadi mobil sama sekali nggak nyentuh dia."
Warga juga melaporkan bahwa pria tersebut dibiarkan tergeletak di jalan untuk waktu yang cukup lama hingga akhirnya menarik perhatian orang sekitar.
Imbauan untuk Pengendara
Hingga kini, identitas pria tersebut masih belum diketahui. Namun, video yang tersebar luas terus menjadi bahan diskusi hangat di kalangan warga Bogor.
Para pengendara pun diimbau untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintas di kawasan Kencana, guna menghindari kejadian serupa.
"Hati-hati ya kalau nyetir di daerah sana," pesan salah satu warga.
Fenomena seperti ini memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan menjadi pengingat untuk tetap waspada saat berkendara, terutama di wilayah rawan.
Apakah ini murni aksi iseng atau ada maksud tertentu di baliknya? Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya. ***
Editor : I Putu Suyatra