Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Maut yang Membuat Pelatih Sepak Bola Meninggal Dunia Saat Perjalanan Menuju Lokasi Manajer Meeting

I Putu Suyatra • Jumat, 13 Desember 2024 | 02:17 WIB
Syamsuddin Batola pelatih Persewangi Banyuwangi meninggal akibat kecelakaan. (IST)
Syamsuddin Batola pelatih Persewangi Banyuwangi meninggal akibat kecelakaan. (IST)

BALIEXPRESS.ID - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Syamsudin Batolla (57), pelatih klub Persewangi Banyuwangi, meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di KM 842/200 B Tol Pasuruan-Probolinggo, Kamis (12/12) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Avanza bernomor polisi P 1253 KO yang ditumpangi Syamsudin dan sebuah bus Hino bernomor polisi K 1591 B.

Menurut keterangan Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin, peristiwa terjadi diduga karena sopir Avanza, Ari Mustofa (38), warga Genteng, Banyuwangi, mengantuk sehingga kehilangan kendali.

"Mobil menabrak bagian belakang bus Hino yang membawa 25 penumpang. Akibat benturan keras, Syamsudin Batolla meninggal dunia di lokasi, sementara sopir minibus hanya mengalami luka ringan," ujar Imet, Kamis (12/12).

Kerusakan Parah di TKP

Benturan yang terjadi membuat bagian depan Avanza putih ringsek parah, sementara bus mengalami kerusakan pada sisi kanan belakang.

Beruntung, seluruh penumpang bus yang berjumlah 25 orang dinyatakan selamat tanpa luka.

Petugas PJR bersama pihak tol segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan.

Proses evakuasi korban dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan dengan cepat.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi ke Tol Tongas, dan kasus ini ditangani oleh Unit Laka Polres Probolinggo.

Perjalanan Menuju Manajer Meeting Liga 4 Berujung Duka

Diketahui, rombongan pelatih Persewangi Banyuwangi tengah dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menghadiri manajer meeting Liga 4 Asprov PSSI Jatim 2024/2025.

Namun, takdir berkata lain. Kabar meninggalnya Syamsudin Batolla menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Persewangi Banyuwangi dan komunitas sepak bola di Tanah Air.

"Sungguh kehilangan besar bagi kami. Beliau adalah pelatih yang berdedikasi dan menjadi inspirasi bagi tim," ungkap salah satu anggota klub.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama di jalur tol yang memerlukan konsentrasi penuh.

Semoga almarhum Syamsudin Batolla mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Istirahat dalam damai, Coach Syamsudin. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#persewangi #kecelakaan #pelatih #bus #sepak bola