BALIEXPRESS.ID – Kejadian memilukan terjadi di Jalan Raya Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur.
Dua pelajar asal Wringinanom menjadi korban dugaan penganiayaan brutal oleh sekelompok pemuda tak dikenal, diduga oknum perguruan silat.
Insiden yang terjadi pada Minggu (2/1) sekitar pukul 04.30 WIB ini berakhir tragis—satu korban tewas di tempat!
Perjalanan Pulang Berujung Maut
Korban berinisial ST (17) dan SN (16) awalnya hanya ingin pulang usai nongkrong di Kecamatan Menganti.
Keduanya mengendarai motor melewati Jalan Raya Wedoroanom, tanpa menyadari ada enam pemuda misterius yang membuntuti mereka sejak dari Menganti.
Tanpa alasan jelas, salah satu dari kelompok tersebut menendang motor korban.
Motor yang dikendarai ST dan SN pun terjatuh keras membentur aspal.
Akibatnya, SN mengalami luka parah di kepala dan meninggal di tempat, sementara ST hanya mengalami luka-luka.
Polisi: Pelaku Masih Diburu!
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, membenarkan kejadian ini.
"Kedua korban awalnya nongkrong di Pasar Menganti. Saat perjalanan pulang, mereka diikuti oleh enam pemuda dengan empat motor. Salah satu pelaku menendang motor korban hingga terjatuh," ungkapnya, Minggu (2/1).
Saat ini, kasus ini ditangani oleh Reskrim Polres Gresik, dan polisi sedang berusaha mengungkap identitas serta motif di balik aksi keji ini.
"Kami masih mendalami kasus ini dan memburu para pelaku yang terlibat," tegas Kompol Musirham.
Warga Diminta Waspada!
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara malam hari, terutama di jalur sepi.
Selain itu, warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini diharapkan segera melapor ke pihak berwajib. ***
Editor : I Putu Suyatra