BALIEXPRESS.ID – Nasib nahas menimpa Danuri (55), seorang sopir truk asal Surabaya. Ia meregang nyawa setelah terjepit truk kontainer yang dikemudikannya sendiri di bawah jembatan tol Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (8/2) siang.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, Danuri tengah dalam perjalanan menuju Kota Surabaya dengan mengendarai truk kontainer bernopol L 8009 UDC.
Namun, di lokasi kejadian, ia tiba-tiba turun dari truk—diduga untuk mengecek kendaraannya—tanpa mematikan mesin.
Tanpa disangka, truk yang masih dalam kondisi menyala mendadak bergerak mundur.
Panik, Danuri langsung berusaha mengejar dan menaiki kembali kendaraannya. Namun, malang tak dapat ditolak, ia justru terjepit di antara kabin depan truk dan tembok jembatan.
"Saat truk mundur, korban berusaha naik ke kemudi, tapi lajunya terlalu kencang. Akibatnya, ia tergencet di bagian depan truk dan tewas di tempat," ungkap Kaposlantas Pandaan, Ipda Khojin.
Jenazah Danuri kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek. Sementara truk kontainer yang menjadi barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Diduga, kecelakaan ini terjadi karena kurangnya kewaspadaan korban saat memeriksa kendaraannya.
"Korban kurang berkonsentrasi dan tidak berhati-hati saat turun dari truknya. Akibatnya, ia kehilangan kendali atas kendaraan yang masih menyala," tambah Ipda Khojin.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara, khususnya sopir truk, untuk selalu memastikan kendaraan dalam keadaan aman sebelum turun demi menghindari kejadian serupa. ***
Editor : I Putu Suyatra