Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terlibat Perang Gunakan Sarung sebagai Senjata, Tiga Remaja Diamankan: Polisi Temukan Sejumlah Benda Berbahaya

Putu Mita Damayanti • Rabu, 12 Maret 2025 | 21:28 WIB
PERANG SARUNG: Ketiga remaja terlibat perang sarung diamankan polisi di Jalan Dukuh Kupang Surabaya.
PERANG SARUNG: Ketiga remaja terlibat perang sarung diamankan polisi di Jalan Dukuh Kupang Surabaya.

BALIEXPRESS.ID - Perang sarung kembali terjadi menjelang waktu sahur di Jalan Dukuh Kupang, Surabaya, pada Rabu (12/3) sekitar pukul 03.00.

Insiden ini langsung mendapat respons cepat dari pihak kepolisian setelah adanya laporan dari warga sekitar.

Tim 5 Jogoboyo Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polrestabes Surabaya segera dikerahkan ke lokasi untuk membubarkan belasan remaja yang terlibat dalam aksi tersebut. 

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai aksi tawuran remaja yang menggunakan sarung sebagai senjata.

Sarung tersebut diketahui telah diikat dan diselipi benda keras, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya. 

"Tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan tiga anak-anak yang diduga terlibat perang sarung. Kami juga menyita sejumlah barang bukti yang dapat membahayakan," ungkapnya pada Rabu (12/3). 

Ketiga remaja yang berhasil diamankan masing-masing berinisial YAR (15), AF (18), dan M. RZ (17), yang semuanya merupakan warga Simogunung Keramat Timur, Surabaya.

Selain itu, polisi juga menyita enam sarung yang digunakan dalam aksi tawuran, satu balok kayu, satu pipa besi kecil, satu unit sepeda motor, serta empat unit handphone sebagai barang bukti. 

Setelah diamankan, ketiga remaja beserta barang bukti langsung diserahkan kepada Polsek Sawahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

AKBP Teguh Santoso mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama selama bulan Ramadan. 

"Kami berharap para orang tua lebih peduli dengan kegiatan anak-anaknya, terutama selama Ramadan.  Jangan sampai kegiatan sahur bersama berubah menjadi ajang tawuran yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain," tegasnya. 

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty, menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli malam guna mengantisipasi perang sarung serta gangguan keamanan lainnya selama bulan suci Ramadan. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#remaja #diamankan #Perang Sarung #berbahaya #Polisi