Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Panen Jagung, Wanita Pekerja Tani Tewas Tersambar Petir saat Berteduh di Pohon Flamboyan: Begini Kejadiannya

Putu Mita Damayanti • Jumat, 14 Maret 2025 | 21:09 WIB
TERSAMBAR PETIR: Petugas menunjukkan lokasi tempat korban tersambar petir saat berteduh di bawah pohon flamboyan. Inset korban semasa hidup.
TERSAMBAR PETIR: Petugas menunjukkan lokasi tempat korban tersambar petir saat berteduh di bawah pohon flamboyan. Inset korban semasa hidup.

BALIEXPRESS.ID - Nasib malang menimpa Roidatul Jannah (24), seorang perempuan pekerja tani asal RT 6/RW 3, Dusun/Desa Banjarimbo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Setelah seharian bekerja memanen jagung, ia meninggal dunia akibat tersambar petir pada Kamis (13/3). 

Pagi itu, sekitar pukul 09.00, Roidatul bersama pekerja tani lainnya memanen jagung di lahan perhutani wilayah Kecamatan Nguling.

Aktivitas mereka berlangsung hingga sore hari. Namun, sekitar pukul 15.00, hujan deras disertai petir mulai mengguyur kawasan tersebut.

Selesai bekerja, Roidatul memilih berteduh di bawah pohon flamboyan, menunggu rekannya yang masih sibuk membabat rumput untuk pakan ternak. 

Seiring berjalannya waktu, hujan semakin deras, disertai kilatan petir yang menyambar berkali-kali. Hingga akhirnya, petir mengarah ke lokasi tempat Roidatul berteduh.

Beberapa saat kemudian, perempuan muda itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di bawah pohon. Kejadian ini sontak membuat teman-temannya panik. 

Bahak Udin (53), salah satu tokoh masyarakat Desa Banjarimbo, mengungkapkan bahwa korban telah dimakamkan di pemakaman sekitar rumahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Roidatul hidup bersama suaminya, namun pasangan ini belum dikaruniai anak.

Keduanya sama-sama bekerja sebagai buruh tani dan sering mendapat panggilan kerja dari para petani setempat. 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh Ardy Saputra yang kebetulan melintas di lokasi.

Menyadari ada yang tidak beres, Ardy segera menghubungi pihak kepolisian. 

Petugas Polsek Nguling yang tiba di tempat kejadian mendapati korban telah dibawa ke rumahnya menggunakan ambulans dari Puskesmas Nguling.

Sekitar pukul 17.34, jenazah dimandikan oleh keluarga, lalu dimakamkan di pemakaman umum Dusun Banjarimbo pada pukul 21.00. 

"Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di bawah pohon flamboyan di lahan perhutani, tepatnya di sebelah barat Jalan Dusun Tanjung Anom, Desa Sanganom, Kecamatan Nguling. Tubuhnya masih utuh saat ditemukan," ujar Aipda Junaidi. 

Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan bahaya berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai petir. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#wanita #berteduh #pohon #flamboyan #pekerja #panen #tani #jagung