BALIEXPRESS.ID - Sidoarjo kembali diguncang kecelakaan maut di Jalur Tengkorak Lingkar Timur, Kecamatan Buduran. Minggu (23/3) dini hari, seorang pengendara motor meregang nyawa dalam kecelakaan maut setelah menabrak bagian belakang truk trailer yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Korban, Sanoji (33), warga Pasuruan, mengendarai sepeda motor Honda Supra W 6427 NDQ dengan kecepatan tinggi saat melaju dari arah timur ke barat.
Nahas, di depan warung Madura, ia tak sempat menghindari truk trailer B 9332 UIO yang berhenti di bahu jalan.
“Saya habis sahur mau tidur, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras. Saya langsung keluar rumah, korban sudah terkapar,” ujar Billy (16), saksi mata di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka parah.
Ia tewas di tempat sebelum sempat mendapat pertolongan.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk divisum.
Jalur Maut yang Dibiarkan Gelap Gulita
Kecelakaan di Jalan Raya Lingkar Timur ini kembali menyoroti buruknya kondisi jalan.
Minimnya penerangan, jalan berlubang, dan permukaan yang bergelombang menjadi faktor utama seringnya insiden tragis terjadi.
"Banyak PJU yang mati, jalannya gelap gulita. Ditambah lagi kalau hujan jadi licin. Ini bukan pertama kalinya terjadi kecelakaan," keluh Teguh, warga setempat.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kanit Lantas Polsek Buduran, Iptu Subandi, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa kasusnya sedang ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo.
Namun, AKP Ony Purnomo dari Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
Dengan kondisi jalan yang masih dibiarkan berbahaya, akankah ada tindakan dari pihak berwenang sebelum korban-korban lain berjatuhan? ***
Baca Juga: Ahmad Dhani Sentil Penyanyi Tak Beretika: Nyanyikan Lagu Tanpa Izin Sama dengan Mencuri?
Editor : I Putu Suyatra