BALIEXPRESS.ID — Sebuah warung soto milik Sulis (34), warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, ludes dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (14/4) dini hari.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ini diduga kuat merupakan aksi pembakaran yang disengaja oleh orang tak dikenal (OTK).
Sulis mengaku baru mengetahui warungnya terbakar setelah mendapat telepon dari warga sekitar.
Saat kejadian, ia tengah berada di rumah untuk menanak nasi.
“Saya dikabari lewat telepon, katanya warung saya kebakaran. Pas saya ke lokasi, apinya sudah besar,” tutur Sulis.
Tidak hanya warung sotonya yang hangus, sebuah bangunan gazebo yang berada di dekat lokasi juga ikut terbakar, bahkan api sempat merambat ke bangunan milik warga lain di sekitarnya.
Ia memperkirakan total kerugian yang dideritanya mencapai lebih dari Rp90 juta. “Bangunan gazebo saja sekitar Rp90 juta. Belum lagi bangunan di sebelah yang juga terdampak,” tambahnya.
Kapolsek Diwek, AKP Edy Widoyono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menyebut kebakaran diduga kuat disebabkan oleh aksi pembakaran yang dilakukan oleh seorang pria misterius.
“Berdasarkan keterangan saksi, ada seorang pria berbaju hitam dan mengenakan helm mendatangi warung korban sebelum api muncul,” jelas Edy.
Dugaan pembakaran semakin menguat setelah petugas menemukan barang bukti di lokasi kejadian berupa pecahan botol bekas minuman berisi kain dan sisa minyak tanah yang diduga merupakan bom molotov.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi tersebut.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi tak mampu menyelamatkan bangunan yang telah terbakar habis.
“Api sudah membesar saat petugas sampai di lokasi. Seluruh bangunan warung korban hangus terbakar,” pungkas Edy. (*)
Editor : Nyoman Suarna