Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gubernur Dedi Mulyadi Dibuat Bungkam Anak SMP: Remaja 14 Tahun Beri 'Wejangan' Menohok, Soal Apa?

I Putu Suyatra • Kamis, 17 April 2025 | 13:37 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbincang dengan pelajar SMP.  (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbincang dengan pelajar SMP.  (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

BALIEXPRESS.ID - Sebuah momen tak terduga terjadi saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berinteraksi dengan seorang remaja berusia 14 tahun.

Bukan sekadar sapaan biasa, pertemuan penuh keakraban itu justru diwarnai dengan "wejangan" yang tak disangka-sangka dari sang siswa kelas 2 SMP, yang akrab disapa "Si Asikun."

Beberapa waktu lalu, di tengah suasana santai, Si Asikun memberanikan diri menyampaikan pesan yang begitu mendalam kepada orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Baca Juga: Pesona Klasik di Tengah Penggeledahan KPK: Mengulik Lebih Dalam dan Harga Royal Enfield Classic 500 Milik Ridwan Kamil

Meski usianya masih belia, kata-kata yang terlontar dari bibirnya sukses membuat sang gubernur terdiam dan merenung.

Awalnya, Si Asikun menyampaikan kalimat yang terdengar polos namun sarat harapan.

"Semoga Allah selalu membimbingmu, dan biarlah angin menuntun langkahmu," ucapnya tulus.

Sebuah doa agar Dedi Mulyadi senantiasa berada di jalan yang benar dalam memimpin.

Baca Juga: Rp 222 Miliar Raib! Motor Mewah Ridwan Kamil, Royal Enfield Jadi Bukti Korupsi Menggila di Bank BJB?

Namun, kejutan tak berhenti di situ.

Setelahnya, kritik halus namun tajam meluncur dari bibir remaja tersebut.

"Jangan hanya fokus pada popularitas atau kepentingan pribadi, Bapak harus selalu turun ke rakyat, mendengarkan suara mereka, dan tidak hanya berjanji tanpa tindakan," kata Si Asikun dengan nada yang mantap.

Ucapan ini bukan sekadar lontaran biasa dari seorang anak SMP.

Kata-katanya mengandung esensi penting tentang kepemimpinan yang sejati, mengingatkan akan tanggung jawab seorang pemimpin untuk selalu dekat dengan rakyat yang diwakilinya, bukan hanya saat kampanye atau momen tertentu.

Dedi Mulyadi, yang dikenal dengan gaya komunikasinya yang terbuka, kali ini tampak benar-benar mendengarkan dengan seksama setiap kata yang diucapkan Si Asikun.

Kedewasaan pemikiran remaja tersebut jelas membuatnya terkejut sekaligus tersentuh.

Baginya, nasihat ini adalah cerminan dari kepedulian generasi muda terhadap masa depan bangsa.

Terinspirasi oleh "wejangan" tak terduga itu, Dedi Mulyadi pun berjanji untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

Baca Juga: Mahasiswa Asal Magetan Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Tinggalkan Surat Wasiat!

"Saya akan lebih banyak turun ke lapangan, mendengarkan langsung suara rakyat, dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi mereka," tegasnya dengan keyakinan baru.

Kisah pertemuan antara gubernur dan seorang siswa SMP ini menjadi pengingat yang kuat bahwa kebijaksanaan dan kebenaran bisa datang dari siapa saja, tanpa memandang usia.

"Si Asikun" telah memberikan pelajaran berharga tentang arti kepemimpinan yang sesungguhnya: bukan tentang kekuasaan, melainkan tentang mendengarkan dan melayani rakyat dengan sepenuh hati.

Pesan dari seorang remaja ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin lainnya untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#smp #gubernur jawa barat #dedi mulyadi