Jejak Bus Bali Berujung Maut di Grobogan: Misteri Kecelakaan Tragis Renggut Nyawa Dua Remaja!
I Putu Suyatra• Senin, 21 April 2025 | 14:13 WIB
RINGSEK: Bus Gunung Harta menabrak sepeda motor di Jalan Purwodadi – Blora tepatnya di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Minggu (20/4). (SCRENSHOT VIDEO)
BALIEXPRESS.ID - Sebuah kecelakaan mengerikan yang melibatkan Bus Gunung Harta berpelat Bali (DK-7142-GH) dan sebuah sepeda motor Vario (K 2170) menggemparkan Jalan Purwodadi – Blora, tepatnya di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, pada Minggu (20/4) dini hari.
Insiden tragis ini merenggut nyawa dua pengendara sepeda motor yang masih belia.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Arie. Menurut penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai oleh Akbar Fatur Rohmjan (16), warga Banjardowo, Kecamatan Kradenan, Grobogan, melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi.
"Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba sepeda motor yang dikemudikan Akbar Fatur Rohmjan berjalan oleng ke kanan dan berjalan dijalur lawan," jelas Iptu Eko Arie, membuka tabir detik-detik fatal sebelum kecelakaan terjadi.
Nahasnya, dari arah berlawanan, meluncur Bus Gunung Harta yang dikemudikan oleh Endra Kasih Prasetya (44), warga Jember, Jawa Timur, dengan tujuh penumpang di dalamnya.
Bus berpelat Pulau Dewata ini melaju dengan kecepatan sedang.
"Karena jarak yang sangat dekat sehingga pengemudi bus tidak dapat menghindar dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario yang mengakibatkan pembonceng Diah Anggraini Prahastuti terjatuh," lanjut Iptu Eko Arie.
Tragisnya, Diah Anggraini Prahastuti (15), seorang gadis muda warga Karangtengah, Desa Kropak, Kecamatan Wirosari, Grobogan, yang menjadi pembonceng, terdorong hingga 50 meter akibat benturan dahsyat tersebut.
Ia mengalami luka parah dan akhirnya menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
Sementara itu, Akbar Fatur Rohmjan, sang pengemudi motor, mengalami luka berat dan sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dr. Raden Soedjati Purwodadi.
Namun, takdir berkata lain, dan ia pun menyusul rekannya, meninggal dunia di rumah sakit.
Bus asal Bali dan sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan mengerikan ini kini telah diamankan di Satlantas Polres Grobogan sebagai barang bukti.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan telah mengamankan sopir bus untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengamankan sopir bus. Untuk penyebab kejadian karena jarak kedua kendaraan berdekatan dan terjadi tabrakan," ujar Iptu Eko Arie.
Kecelakaan tragis yang melibatkan bus bernuansa Pulau Dewata ini tentu menimbulkan pertanyaan besar.
Mengapa sepeda motor yang dikendarai remaja tersebut bisa oleng hingga masuk ke jalur berlawanan?