BALIEXPRESS.ID – Keheningan malam di Jalan Raya Pare–Wates, Dusun Ploso, Desa Plosolor, Kediri, mendadak terpecah oleh horor. Sekitar pukul 21.30, Selasa (13/5), suara mengaum mesin truk yang semula biasa, berubah menjadi dentuman mengerikan yang membuat jantung berdebar.
Tiga truk raksasa terlibat dalam tabrakan beruntun yang menggemparkan warga sekitar, meninggalkan jejak besi ringsek dan cerita mencekam.
KRONOLOGI MIMPI BURUK DI JALAN LENGANG
Malam itu, tiga truk Fuso melaju dalam formasi beriringan di jalur Pare–Wates yang tampak lengang.
Truk bernomor polisi S 8942 AA yang dikemudikan Muhammad Choirul (22) berada di posisi paling belakang.
Diduga kuat terserang kantuk, Muhammad Choirul kehilangan konsentrasi. Truk yang dikemudikannya melaju tanpa kendali dan dengan keras menghantam bagian belakang truk Fuso AG 8246 UB yang dikemudikan Ade Putra (29) di depannya.
Benturan keras pertama tak berhenti di situ. Truk yang dikemudikan Ade terdorong hebat ke depan, tanpa ampun menabrak truk Fuso K 8087 SK milik Purwanto (45) yang berada paling depan dalam iring-iringan tersebut.
Dentuman beruntun menggema di sepanjang jalan, memecah keheningan malam. Puing-puing besi dan serpihan kendaraan berserakan mengerikan di lokasi kejadian, menggambarkan betapa dahsyatnya tabrakan tersebut.
Baca Juga: Mobil Penjual Rambak Tiba-tiba Ludes Terbakar Dekat Balai Desa: Korsleting atau Misteri Lain?
PENJELASAN POLISI: Diduga Sopir Mengantuk Jadi Biang Keladi!
Kapolsek Plosoklaten, Iptu Dwi Widodo, yang segera tiba di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa ketiga kendaraan tersebut berada dalam satu jalur dan melaju dalam arah yang sama.
"Sopir truk paling belakang diduga dalam kondisi mengantuk sehingga kurang awas dan menabrak kendaraan di depannya," ungkap Iptu Dwi Widodo.
KEBERUNTUNGAN DI TENGAH KEMALANGAN: Tak Ada Korban Jiwa!
Di tengah kengerian tabrakan beruntun ini, keajaiban terjadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material yang dialami ketiga truk cukup parah.
Truk S 8942 AA ringsek tak berbentuk di bagian kepala. Truk AG 8246 UB mengalami kerusakan pada lampu utama kanan serta bemper depan dan belakang.
Sementara truk K 8087 SK juga tak luput dari kerusakan, dengan casis dan bemper depan ikut hancur.
REAKSI WARGA: "Saya Kira Suara Petir, Ternyata..."
Warga sekitar yang terkejut mendengar suara benturan dahsyat berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi.
"Saya kira suara petir, ternyata truk tabrakan, keras sekali suaranya," ujar seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, menggambarkan betapa menggelegarnya suara tabrakan tersebut.
Insiden mengerikan ini menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan dan kondisi fisik yang prima bagi para pengemudi, terutama saat berkendara di malam hari. Jalan yang lengang ternyata bisa menyimpan bahaya yang tak terduga. ***
Editor : I Putu Suyatra