BALIEXPRESS.ID — Kecelakaan lalu lintas karambol terjadi di Jalan Raya Banyuwangi–Surabaya, tepatnya di timur Koramil Beji, Dusun Pasinan, Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pada Senin pagi (2/6).
Insiden yang melibatkan satu mobil pikap dan empat sepeda motor ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tragis itu berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah mobil pikap Suzuki Carry dengan nomor polisi N 9563 WE yang dikemudikan Mahron Andriyan (24), warga Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton, melaju dari arah Surabaya menuju Pasuruan.
Menurut laporan kepolisian, setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan oleng ke jalur berlawanan.
Naas, dari arah berlawanan melintas empat sepeda motor, dan tabrakan beruntun pun tidak terelakkan.
Sepeda motor pertama yang tertabrak adalah Yamaha Vega ZR bernopol N 6515 TOR yang dikendarai Mohammad Atim (42), warga Dusun Luwung, Desa Beji.
Akibat benturan keras, Atim mengalami luka berat di wajah dan dada, serta dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Penumpangnya, Ahmad Fariz Maulana (12), mengalami luka memar di kaki dan tangan, dan kini dirawat di RS Dika Husada Beji.
Setelah menghantam motor pertama, pikap terus bergerak dan menabrak tiga sepeda motor lain secara beruntun.
Rizal Sihadi (32), pengendara Honda Vario bernopol N 6542 VAJ, mengalami luka di bagian mulut dan tangan.
Sementara dua pengendara lain Muhammad Musholin (31) yang mengendarai Honda Mega Pro dan Ahmad Rosid Alhakim (20) pengendara Honda Beat mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Beji.
Petugas dari Unit Gakkum Polres Pasuruan dan Pos Lantas Beji segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta menghimpun keterangan saksi.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyampaikan bahwa penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi pikap yang kurang berkonsentrasi saat berkendara.
Polisi kini juga tengah mengupayakan pencarian rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk melengkapi proses penyelidikan.
Jenazah korban meninggal telah dievakuasi ke RS Pusdik Watukosek Gempol untuk keperluan visum. Sementara para korban luka-luka mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. (*)
Editor : Nyoman Suarna