BALIEXPRESS.ID — Seorang remaja berusia 15 tahun asal Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, berinisial RP, nekat melakukan aksi pencurian di sebuah toko pertanian.
Aksi itu dilakukan pada Senin (15/6) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB, di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo.
RP diketahui membobol toko milik Budi Santoso (51) dan berhasil mengambil uang tunai sebesar Rp 3 juta dari dalam laci toko. Namun, pelariannya tak berlangsung lama.
Dalam waktu kurang dari satu hari, RP berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian Polsek Wongsorejo berkat bantuan rekaman CCTV.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, menyebut, aksi pelaku tergolong nekat dan terencana.
Berdasarkan rekaman CCTV, RP memanjat tiang penyangga bangunan untuk mencapai atap toko.
"Pelaku lebih dulu membuka genting, kemudian menjebol plafon dan masuk ke dalam toko," jelas AKP Eko, Selasa (18/6).
Setelah berada di dalam, RP langsung merusak perangkat CCTV yang berada di atas meja agar aksinya tidak terekam.
Namun, upaya itu gagal total karena rekaman tetap tersimpan di perangkat utama.
Setelah berhasil mengambil uang Rp 3 juta menggunakan alat bantu, RP tidak langsung melarikan diri.
Ia bahkan menaiki sepeda motor yang ada di dalam toko untuk naik kembali ke plafon dan keluar lewat jalur yang sama.
"Uniknya, genting yang sempat dibuka oleh pelaku sempat ia pasang kembali, meskipun posisinya tidak rapi," kata Eko.
RP lalu memanjat tiang penyangga yang sama untuk turun dan meninggalkan lokasi.
Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan dengan cepat berhasil mengidentifikasi pelaku dari rekaman CCTV. Tak butuh waktu lama, RP berhasil diamankan di hari yang sama.
"Motif masih kami dalami, apakah ini spontan atau sudah direncanakan. Meski masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan dengan memperhatikan perlindungan anak," tegas AKP Eko.
Saat ini, RP tengah menjalani proses pemeriksaan lanjutan di Polsek Wongsorejo dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. (*)
Editor : Nyoman Suarna