Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai, Diduga Korban Mutilasi

Nyoman Suarna • Kamis, 19 Juni 2025 | 22:47 WIB
EVAKUASI - Tangkapan layar proses evakuasi mayat tanpa kepala di Muaro Anai Padang Pariaman, Rabu (18/6/2025)
EVAKUASI - Tangkapan layar proses evakuasi mayat tanpa kepala di Muaro Anai Padang Pariaman, Rabu (18/6/2025)

BALIEXPRESS.ID – Warga Sumatra Barat dikejutkan oleh penemuan mayat tanpa kepala di tepi Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Potongan tubuh manusia yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan ini diduga kuat menjadi korban mutilasi.

Insiden mengerikan ini pertama kali terungkap pada Selasa (17/6/2025), saat seorang nelayan menemukan jasad tanpa kepala, tangan, dan kaki di tepian sungai. Tubuh korban sudah dalam kondisi rusak parah dan sulit dikenali.

Misteri makin dalam saat Rabu (18/6/2025), polisi menemukan potongan kaki dan kepala di dua lokasi berbeda: Korong Talao Mundam dan TPI Padang Sarai, yang berjarak 3–6 kilometer dari lokasi temuan awal.

“Seluruh bagian tubuh telah diamankan dan dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk proses otopsi,” ujar Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu AA Regi, Rabu (18/6).

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil otopsi lengkap guna memastikan identitas korban, jenis kelamin, dan apakah seluruh bagian tubuh tersebut berasal dari satu individu yang sama.

Berdasarkan kondisi jasad yang ditemukan dalam potongan terpisah, aparat menduga kuat ini adalah kasus pembunuhan sadis dengan motif mutilasi.

Namun pihak kepolisian belum mau berspekulasi lebih jauh sebelum hasil forensik resmi dirilis.

“Kami telah memeriksa sejumlah saksi dan masih terus menyelidiki siapa korban dan siapa pelakunya,” lanjut Iptu Regi.

Wakil Kepala RS Bhayangkara, dr Herlinda, menyatakan bahwa tim forensik mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi jenis kelamin korban.

Meski postur tubuh mengarah pada laki-laki, indikasi kasat mata juga menunjukkan kemungkinan perempuan.

“Kepastian jenis kelamin dan identitas korban masih menunggu konfirmasi ilmiah,” jelas dr Herlinda.

Sementara itu, Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, menyebutkan bahwa tubuh korban ditemukan tanpa kepala, tangan, kaki, maupun alat kelamin, membuat proses identifikasi semakin kompleks.

Kepolisian kini bergerak cepat memburu pelaku dan mengungkap motif di balik aksi keji ini. Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor ke pihak berwajib.

“Kami tidak akan berhenti sampai kasus ini tuntas. Keadilan harus ditegakkan,” tegas Iptu AA Regi. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#korban #kepala #sungai #mutilasi #mayat