Geger Padang! Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Teras Rumah, Saksi Ungkap Sosok Misterius Berjaket Ojol
Putu Mita Damayanti• Sabtu, 28 Juni 2025 | 03:16 WIB
Bayi perempuan berusia 3 hari ditemukan hidup di Perumahan Puri Lestari, Lubukbegalung, Padang, Kamis malam (26/6/2025).
BALIEXPRESS.ID – Warga Kompleks Perumahan Puri Lestari, Kelurahan Parak Laweh Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, dibuat geger pada Kamis malam (26/6/2025).
Bayi perempuan yang masih bertali pusar dan terbungkus kain, ditemukan ditinggalkan begitu saja di teras rumah warga sekitar pukul 22.00 WIB.
Penemuan yang mengguncang ini terjadi tepat di samping rumah Radittiya Saputra (35), seorang mekanik yang tinggal di RT 01 RW 08.
Kapolsek Lubukbegalung, Kompol Robby Setiadi Purba, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bayi yang diperkirakan baru berusia tiga hari itu ditemukan dalam kondisi masih hidup.
"Kami telah menerima laporan dari masyarakat terkait ditemukannya seorang bayi perempuan yang masih hidup," ujar Kompol Robby kepada wartawan, Jumat (27/6/2025).
Tangisan Misterius Menuntun pada Penemuan Dramatis
Kisah dramatis ini bermula saat Anisah (40), warga RT 02 RW 08, mendengar suara tangisan bayi dari depan rumahnya.
Saat ia keluar, Anisah mendapati sebuah bungkusan kain mencurigakan yang ternyata berisi seorang bayi mungil.
Dalam keadaan panik, ia langsung berteriak memanggil Radittiya yang berada di dalam rumah.
Radittiya, yang kaget melihat bayi di teras rumahnya, segera melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT setempat.
"Pemilik rumah kemudian segera memberitahukan kejadian ini kepada ketua RT," jelas Kompol Robby.
Tak butuh waktu lama, kabar penemuan bayi menyebar cepat dan menarik perhatian warga sekitar.
Salah satu yang datang adalah Taufik Fondra Agusta (34), seorang tukang bengkel. Taufik mengaku melihat gerak-gerik mencurigakan sebelum bayi ditemukan.
Petunjuk Kunci: Pria Berjaket Ojol dan Wanita Berbaju Hitam
"Saksi melihat seorang pria menggunakan jaket hijau berlogo ojek online dan memakai masker. Pendampingnya seorang perempuan berpakaian hitam juga mengenakan masker," ungkap Kompol Robby, mengutip keterangan Taufik.
"Mereka berdua mengendarai motor Honda Vario merah tanpa pelat nomor yang terlihat jelas." Petunjuk ini menjadi krusial bagi kepolisian untuk menelusuri pelaku.
Setelah berdiskusi dengan ketua RT, bayi segera dibawa ke kediaman bidan Umil Fahmi untuk penanganan awal.
Tim penyidik juga menemukan bahwa bayi masih dibalut kain basah serta terdapat kantong plastik hitam berisi plasenta, menandakan bayi baru saja dilahirkan.
Ketua RT kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas, yang meneruskan laporan ke Polsek Lubukbegalung.
Petugas segera datang bersama tim identifikasi Polresta Padang untuk melakukan dokumentasi dan olah tempat kejadian perkara.
Bayi mungil itu kini telah dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.
"Hingga pukul 23.30 WIB, bayi masih mendapat perawatan di RS Bhayangkara. Kami masih menunggu perkembangan dari penyelidikan," ujar Kompol Robby.
Saat ini, pihak kepolisian tengah menelusuri identitas dua orang misterius yang terlihat di lokasi, menjadikan informasi tersebut sebagai petunjuk awal dalam mengungkap pelaku pembuangan bayi yang memilukan ini. ***