BALIEXPRESS.ID – Seorang tukang bangunan bernama Iskandar (63), warga Sumberejo, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tersengat listrik saat bekerja di sebuah rumah di Jalan Griya Benowo Indah II Blok T, Pakal, Surabaya, Kamis (3/7) sore.
Kejadian tragis ini terjadi saat korban tengah memasang exhaust fan di kamar mandi rumah milik Imam Bagus N (43), pemilik rumah yang sedang menjalani renovasi.
Iskandar ditemukan tidak bernyawa di atas plafon kamar mandi oleh keponakannya sendiri, yang juga rekan kerjanya di proyek tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sempat meminta keponakannya untuk turun dari tangga setelah pekerjaan hampir selesai.
Namun tak lama kemudian, terdengar suara teriakan dari atas plafon. Keponakan korban segera memeriksa dan memanggil Iskandar, namun tidak mendapat respons.
Ia kemudian memutus aliran listrik dengan mematikan MCB dan segera meminta bantuan warga.
Warga pun menghubungi Command Center 112. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah dengan metode lowering dari plafon.
Kapolsek Pakal Kompol I Made Jatinegara membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dugaan awal korban tersengat listrik saat hendak turun dari plafon, kemungkinan besar karena tersangkut kabel yang kemudian menyebabkan arus listrik mengalir ke tubuhnya melalui kaki.
"Korban ditemukan oleh rekan kerjanya sendiri, yang juga keponakannya. Diduga korban terkena sambungan kabel yang terlepas saat hendak turun, lalu tersengat listrik," ujar Kompol Made kepada Radar Surabaya, Jumat (4/7).
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses visum et repertum.
Polisi masih mendalami lebih lanjut penyebab pasti kejadian ini. (*)
Editor : Nyoman Suarna