BALIEXPRESS.ID – Kasus kematian tragis yang menimpa Sutinem (63), warga Dusun Winong, Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, kini tengah dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.
Sutinem ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya pada Minggu pagi, 6 Juli 2025.
Kejanggalan dalam penemuan jenazahnya memicu dugaan adanya tindak kriminal.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim), Iptu Agung Sedewo, mengungkapkan bahwa otopsi telah dilakukan terhadap jenazah korban di RSUD Dr. Moewardi, Solo.
"Otopsi dilakukan kemarin (Minggu) selama sekitar dua setengah jam, mulai pukul 15.00 sampai 17.30 WIB," ujar Agung saat dikonfirmasi pada Senin (7/7/2025).
Agung menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil resmi dari proses otopsi tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutinem.
Sementara itu, lima orang saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap latar belakang peristiwa ini.
"Ada sekitar lima saksi yang sudah kami periksa. Saat ini penyelidikan masih terus kami lakukan secara intensif," lanjutnya.
Meski belum dapat memastikan motif di balik kematian Sutinem, polisi mencatat adanya laporan kehilangan dua tabung gas milik korban dari lokasi kejadian.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kematian Sutinem bukanlah kejadian biasa.
Polisi terus mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. (*)
Editor : Nyoman Suarna