BALIEXPRESS.ID- Hidayatulloh,28, warga Rapaloak, Omben, Sampang, terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas di kaki kanannya.
Ia ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Simokerto setelah kedapatan mencuri sepeda motor Honda Beat di depan salah satu kantor bank di Jalan Simokerto, Surabaya, Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 10.00.
Kapolsek Simokerto Kompol Didik melalui Kanit Reskrim Iptu Hendri menjelaskan, aksi pencurian dilakukan Hidayatulloh bersama rekannya RZ yang kini masih buron.
Saat itu motor korban diparkir di halaman bank tanpa kunci setir. Melihat kesempatan, keduanya langsung beraksi.
Modusnya didorong sama temannya. Kebetulan motor korban tidak dikunci setir,” ujar Hendri, Minggu (14/9/2025).
Namun, keberuntungan tidak berpihak pada pelaku. Aksi mendorong motor korban sempat dilihat warga.
Teriakan maling pun pecah, membuat warga mengejar. Hidayatulloh akhirnya tertangkap tak jauh dari lokasi bersama anggota reskrim, sedangkan RZ berhasil melarikan diri dengan motor lain.
Korban sendiri baru menyadari motornya hilang setelah mendengar keributan di luar bank.
Dalam pemeriksaan, Hidayatulloh mengaku berperan sebagai eksekutor dan sudah dua kali melakukan pencurian motor di wilayah Simokerto.
Sebelumnya, ia juga pernah beraksi pada Agustus 2023 dan menjual hasil curian ke Madura.
Saat hendak dilakukan pengembangan kasus, ia mencoba kabur sehingga polisi terpaksa menembak kakinya.
“Pengakuanya (barang curian) untuk hasil dijual ke Madura. Saat ini masih dilakukan pengembangan,” tandas Hendri. (*)
Editor : I Made Mertawan